Aging Sucks

Kemarin gue beli tahu sumedang di dekat rumah. Sebenernya gue sih nggak suka tahu sumedang. Tapi laki gue doyan banget dan berhubung dia udah teler nyupir dari Tanjung Duren, jadilah akika yang turun nyamperin si abang.

Gue: Bang, tahunya 15 biji ya. Berapaan sih satunya?
ATS (abang tahu sumedang): 600 perak.
Gue: Ooh.. Trus katanya ada bacang. Mana Bang?
ATS: Udah abis bacangnya. Saya kan buka dari pagi, Dek.
Gue: *GR dipanggil Dek*

Yaabes, gimana nggak GR dong. Si ATS ini bukan bapak-bapak atawa orang tuwir. Dia masih seumuran gue gitu lah. Ya ampun, krim anti kerut dari dokter ini berarti mujarab sekali yah!

More

Slow Cooker, Sahabat Kita-Kita

Duileh judulnya macam tagline iklan zaman dulu ya. Kawannya iklan Beng-Beng asik berat itu lhoo.. Apa ini iklan Choki-Choki ya?

*merenung*

Halah pokoknya kali ini gue mau bahas soal slow cooker (SC). Warning, this posting contains emak-emak stuffs. Soal perpancian, cyin. Jadi buat yang nggak tahan, mending nggak usah dibaca yaa :)

More

Dede Bayi Goyang

Dalam rangka ultah Nadira yang ke-3 hari ini, mari kita bikin postingan tentang dia. Maklum ya, sebagai emak-emak egois, jarang banget ini sayah nulis sesuatu soal anak :D Terus, jika ibu-ibu lain reminiscing momen saat anak lahir, gue mau beda ah. Alasan sesungguhnya sih karena foto-foto brojolnya keselip entah dimana. Jadi nulis yang lain aja, hihihi..

*duileh ini prolog panjang bener*

Anyway, kali ini gue mau nulis tentang my daughter’s newest obsession. Jadi kan gue beliin dia boneka Cupcake yang resembling bayi beneran di maderkere (pas diskon sih :P ). Nah dia demen banget tuh. Kemana-mana itu boneka dede bayi diajak. Ke PAUD, ke rumah mertua, ke tempat nyokap, ke taman depan rumah, ke warung, ke mol, ke kondangan, ke acara Mickey, ke pertunjukan Tarzan, kemana aja lah. Pokoknya gak boleh ketinggalan.

More

Panic Attack

As a rookie parent (and I think all parents in general), I always have this certain panic attack regarding my kid. When she was just born, I was so worried she would get an SIDS that I barely slept at night, just to ensure she’s alright. When she was about 3-4 months and having a cold, I was worried she’d be unable to breath. When she was six months old, I was worried about her food and breastmilk intake, whether she’s gonna be a picky eater like me or not. And the list goes on, and on, and on, until now.

As she grows older, my list of worry grows longer too. On top of that is how I always worry about her safety. As a working mom, I have to delegate some of my ‘mommy’ duties to my ART. This, of course, is not easy. I had to go through some conflicts with myself before I decided to go back to work after my maternity leave was over.

More

Like It or Not, She’s My Mom

Jadi postingan ini terinspirasi dari kehebohan dunia maya antara seorang politisi mantan artis versus berbagai orang. Lewat kicauannya di twitter dan social media, dia terus ‘menembaki’ siapapun yang berseberangan ide dan perspektif dengan dirinya. Tak hanya orang-orang yang me-mensyen dia, tapi juga orang-orang yang hanya menyebut namanya. Berarti niat bener kan diana search namanya sendiri?

Anyway, gue nggak mau ngomongin si Mbak Doktor (MD). Gue cuma mau ngomong soal anak-anaknya. Terus terang, pas kasus si MD zaman dulu, gue sempet berpikir, gimana ya perasaan suami dan anak-anaknya? Sekarang, gue tambah berpikir begitu. Gimana ya perasaan mereka? Terutama anak-anaknya yang sekarang sudah dewasa dan juga aktif di twitter.

Ternyata, kedua anak MD justru sangat bijaksana menanggapi reaksi orang akan ‘kekacauan’ yang dibuat oleh ibu mereka sendiri. Kayaknya, prinsip mereka “Like it or not, she’s our mom”. Mereka bahkan tak segan-segan meminta maaf kepada pihak-pihak yang “diserang” oleh sang bunda.

More

Rekap Mingguan

Perasaan seumur-umur ngeblog (duileh berasa udah lama beeng) gue jaraangg banget nulis soal kegiatan sehari-hari. Isinya curcooll mulu. Nah, kali ini mau nulis rekap selama seminggu ah, mulai Jumat minggu lalu sampai kemarin. Ceritanya nyontek Neng Gemma dengan ide Friday Five-nya, yang juga disontek dari orang lain. *lah ini koq sontek menyontek berjamaah sih?*

Nah, supaya agak beda dikit, gue gak mau nulis Friday Five, tapi rekapan aja. Trus berhubung rekapan ini juga mencakup malam Tahun Baru, lumejen ye, sekalian nulis momen Tahun Baru gue yang spektakuler itu tanpa bikin postingan sendiri.

Anyway, here we goo..

More

Konser Impian

Masih melanjutkan postingan kemarin-kemarin soal musik, kali ini gue mau curcol soal konser. Jadi begini ya pembaca (GR banget kayak ada yang baca ajuah), nonton konser musik adalah hobi akika. Pertama emang karena doyan musik. Kedua, kalo gak dijadiin hobi, ntar pas ngeliput, berasa jadi beban pan nggak enak banget. Makanya berusaha dienjoy-enjoyin aja lah.

Kalo yang berhubungan sama kerjaan sih, kudu mau nonton konser apa aja ya. Mulai dari konser dangdut, rock cadas, pop sampe resital piano. Masya Allaahhh.. Yang terakhir itu suka gak nahan deh. Secara gue kan selera aslinya tarling dan gambus gitu. Pas disuruh liputan resital piano klasik, seringnya mah ketiduran. Begitu kudu nulis, langsung pening.

Tentu aja, yang paling gue demenin kalo liputan konser musisi-musisi kesayangan. Di antaranya adalah Alicia Keys (waktu hamil 4 bulan), Maroon 5,  Beyonce, John Legend, DJ Tiesto, dan Black Eyed Peas. Meski gue nggak punya satu musisi paling teridola (duh grammatically incorrect banget nih), tapi masih ada beberapa musisi yang pengen gue tonton konsernya.

More

The Other Girl

Gara-gara ngulik yutup melulu belakangan ini *uhuk mudah-mudahan gak dibaca bagian IT*, gue jadi nemu berbagai video klip lagu yang gue suka dari zaman jebot. Trus, ya gitu deh, jadi reminiscing masa lalu, terutama soal cinta-cintaan yang galau melulu hehehe..

Nah supaya matching sama judul postingan ini, gue tampilkeun beberapa lagu yang tema dasarnya adalah “Being the other girl”. Ya nggak harus jadi selingkuhan sih. Tapi kan bisa aja naksir sama cowok yang udah punya pacar atau pasangan gitu.

Pasti banyak lah yang pernah ngalamin hal ini dulu, meski reaksinya beda-beda.  Kalo gue mah, cuma naksir-naksir doang wajar ya, asal jangan sampe jadi alasan buat ngerebut. Inget paham “What goes around comes back around” aja lah. *asah pisau sunat*

Anyway, ini ada beberapa lagu yang bisa mewakili beberapa tipe kegalauan seseorang saat menjadi The Other Girl. Yah, speaking from my and my friends’ experience sih ya. Cekidot!

More

Mamah-Mamah Idola

Buat emak-emak newbie kayak gue, sosok MMI (Mamah Mamah Idola) adalah penting. Maklum, namanya juga newbie kan, pasti bawaannya mau perfect. Macam Mama Yeah gitu deh perfect-nya (itu perfect apa psycho yak?).

Tapi ya berhubung emak labil, I’m always torn into several different idols. Mulai dari yang keliatannya oh-so-f*ckin-perfect macam Martha Stewart, the perfect luar dalem Astri Nugraha sampai yang kick-ass kayak Jolie dan P!nk.

Okay, mari kita jabarkeun hiji-hiji:

More

Nostalgia Bersama Nyukits

Gara-gara kabar NKOTB mau ke Jekardah, hati gue pun berbunga-bunga. Abis gimana ya. Dari dulu akika ngepens berat cyin sama mereka, especially yang namanya Jordan Nathaniel Marcel Knight (ih sampe hapal tanpa liat di wikipedia lho. Meni hebring!).  Kamar pun full dengan poster-posternya NKOTB dan Jordan eta dalam berbagai pose. Buku-buku pelajaran juga gue hiasi dengan potongan-potongan poto mereka yang boleh gue gunting dari majalah.

Pas Lebaran, kan emak gue ngedandanin gue dengan perhiasan emas ye (kalo sehari-hari mah gelang karet aje). Nah, buat pasang gelang aja gue kudu nyontek si Jordan pake gelang di tangan mana. Hehehe.. *meringis*

More

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 767 other followers