Cuti = Nguprek di Dapur

Ceritanya, seminggu kemarin gue cuti Lebaran yang tertunda. Sekalian Nadira minggu pertama back to school gitu. Gue pun bertransformasi dari ibu-ibu ke kantor naik motor matic jadi ibu-ibu anter jemput anak naik motor matic.

*tapi gak nyetir pelan-pelan di tengah jalan koq. Tenang aje 😎*

Trus selama cuti ngapain aja selain anter jemput anak sekolah? Itu pertanyaan suami banget deh, secara dia tau gue ini orangnya bosenan di rumah hihihi..

Awalnya sih gue punya rencana ambisieus untuk nge-gym tiap hari supaya bodi kayak Agmon. Rencananya, abis anter jemput Nadira sekolah, tiap sore gue bakal titip dia ke rumah ipar dan mertua trus cuss nge-gym sampe malem. Sekalian hajar sisa-sisa lemak Lebaran yekaann..

Continue reading

Blogger Kagetan

Halooo semuanya. Apa kabar? Masih dalam suasana Lebaran, gue mohon maaf lahir batin yaaa.. Udah naik berapa kilo nih abis Idul Fitri?

*eh apa cuma gue doang yak?πŸ˜€ *

Anyway, tadinya gue mau nulis tentang pengalaman hosting 2 open house Lebaran di rumah selama 2 hari berturut-turut. Eeehh udah keduluan adik gue di sini. Yawdah, nulis postingan lain deh, yang gak berbau Lebaran.

Temanya tentang dunia blogger VS jurnalis sih. Ada 2 cerita terpisah yang kalo dipikir-pikir, ada benang merahnya dikit. Gue bagi dalam 2 point aja ya.

Continue reading

Baper sama Taytay

Okay, here’s the thing. Selain karena tuntutan pekerjaan, personally I love love love reading about celebrity gossips. Meski tau banyak yang exaggerated atau bahkan bokis, tetep aja, baca berita gosip artis is one of my guilty pleasures, ever.

Salah satu yang paliinggg gue suka adalah berita seputar Taylor Swift. Seperti yang gue pernah tulis dulu, Dek Taytay adalah salah satu seleb idola gue yang personally, gue akan rekomen ke Nadira untuk jadi role model. Cantik, berbakat, berprestasi dan produktif. Dia jagoan mengubah kisah cinta dan patah hatinya jadi sesuatu yang menghasilkan prestasi. Much much better daripada patah hati trus coba bunuh diri dengan minum baygon, yekan?

Saking senengnya ikutin gosip dan kabar tentang Taytay, gue suka baper sendiri bok. I feel like I live through her, hahahaha *tutup muka* Macam ABG aja ya, berimajinasi jadi Taylor Swift dengan hidupnya yang fabulous dan super happy ituπŸ˜†

Continue reading

Gampangnya Ikut Arisan Mapan

Yang udah baca postingan-postingan gue terdahulu, mungkin akan bertanya-tanya, gimana sih cara ikutan Arisan Mapan? Apalagi, contoh-contoh yang dikasih rata-rata di daerah, bukan di kota besar.

Padahal, ikutan Arisan Mapan ini gampil banget lho. Pertama-tama, cuma dibutuhkan satu orang untuk jadi ketua. Nah si ketua ini langsung mendaftarkan dan mengelola kelompok Arisan Mapan di sini. Bisa juga download aplikasi Rumpi di siniΒ  atau di Google Play Store. Atau, melalui tim penyuluh Arisan Mapan di lapangan.

Lalu, Ketua Arisan Mapan cukup mencari minimal 4 anggota dan maksimal 15 anggota per kelompok. Ketua dan Anggota Arisan Mapan bisa milih barang yang diinginkan, yang ada di katalog Arisan Mapan. Rundingan, dan diskusi deh mau berapa lama periode arisannya. Mau mingguan atau bulanan. Jadi bisa diketahui berapa besar uang arisan yang harus dibayar.

Continue reading

Review Ala-ala: Ricki and the Flash

Beberapa waktu lalu, gue dapet undangan untuk meliput wisata naik kapal pesiar (will write about it soon). Di kapal pesiar, salah satu yang bisa dinikmati adalah nonton berbagai jenis film di TV di kamar. Film-filmnya pun keren-keren, jadi bikin betah di kamar deh.

Salah satu yang bikin gue tertarik adalah film berjudul Ricki and the Flash. Kenapa tertarik? Pertama, yang main Meryl Streep, the woman who is dubbed by media as the best actress of her generation. Jadi penasaran deh, pengen liat aktingnya Tante Meryl di sini kayak gimana.

Trus pas baca sinopsis dan nonton trailernya, wah koq kayaknya kisah film ini cuco’ banget sama gue sebagai seorang ibu. Bisa related banget lah. Yawdah cus langsung gue tonton.

Continue reading

Jadi Pahlawan, Siapa Takut?

Di postingan sebelumnya, gue udah nulis tentang Arisan Mapan. Konsepnya simple sih, sepintas kayak arisan biasa tapi hasilnya lebih dari itu.

Para anggota Arisan Mapan ini urunan per bulan atau per minggu untuk bisa beli sesuatu barang sesuai kesepakatan. Tiap grup bisa beli barang berbeda-beda, yang disediakan oleh PT RUMA yang bertugas sebagai induk Arisan Mapan se-Indonesia. Semakin banyak anggota, harga barang bakal makin murah. Asik ya?

Di setiap kelompok Arisan Mapan, bakal ada satu orang ketua. Nah, ketua ini biasanya gak cuma bertugas sebagai ketua doang. Rata-rata dari kelompok yang udah ada, ketua Arisan Mapan justru merupakan inisiator alias penggagas kelompok arisan tersebut.

Umumnya, ketua-ketua ini punya misi tersendiri yang bikin mereka mau jadi ketua dan bersusah payah mencari anggota kelompok. Ada yang pengen membantu sesama perempuan, ada yang pengen mendayagunakan ibu-ibu supaya gak nganggur, macem-macem deh.

arisan mapan ketua

Continue reading

Nadira and Her Pet Obsession

Sejak kecil, Nadira itu sukaaa banget sama binatang. Padahal, baik gue dan bapaknya sama-sama gak suka. Awalnya gue pikir wajar karena semua anak emang suka binatang ya. Apalagi, dua pengasuh Nadira dulu sama-sama suka kucing.

Jadi deh anak gue kerjanya ngejar-ngejar kucing liar yang ada di kompleks rumah, untuk dielus dan disayang. Atau main ke rumah tetangga yang punya banyak kucing. Sempet juga dia minta kucing untuk dipiara tapi gue larang. Karena, siapa yang mau ngurusin coba?

Pas ultah ke -4, dia minta kado anak ayam ke om gue. Rikuesnya rada ajaib sih, dan bikin om gue ketawa geli. Akhirnya beneran dikasih, sekaligus 5 ekor bok. Sempet bikin gue puyeng karena bingung mikirin bakal ditaro dimana ini kalo gede. Eeehh meski disayang-sayang, anak-anak ayam itu mati satu persatu karena anak ayam gitu emang gak bisa tahan lama saat lepas dari induknya. Nadira pun sedih banget.

Pas ultah ke-5, dia minta kura-kura dan ikan ke bokap nyokap gue. Nah, ini gue bolehin karena, kura-kura dan ikan kan hewan yang low maintenance. Gak terlalu ribet untuk dipiara lah. Dua binatang itu bertahan cukup lama. Setelah setahun, ikannya mati tiba-tiba. Sedangkan kura-kura akhirnya gue hibahkan ke anaknya ART pulper karena gak ada yang urus.

Selanjutnya gue melarang dia minta kado binatang saat ultah. Sebab, gue emang gak setuju sama orang yang kasih kado binatang ke orang lain. Pet is not a gift. Sukur kalo yang dikasih emang mau ngurus dan seneng sama binatang. Lah kalo gak? Dia kan makhluk hidup juga lho.

Continue reading