Q&A Stunting dan MPASI bersama dr Meta (part 2)

Udah baca posting-an pertama? Nah sekarang kita lanjut ya ke bagian berikutnya ya.

Kali ini, gue bertanya tentang MPASI Rumahan VS MPASI pabrikan (instant/kemasan). Plus gue minta saran ke Mbakdok Meta tentang apa sih yang harus dilakukan sebagai seorang ortu? Kudu dengerin yang mana nih, gank DSA, WHO, dan IDAI atau gank buibuk kekinian?

Silakan simak di bawah ini!

Continue reading

Advertisements

Q&A Stunting dan MPASI bersama dr Meta (part 1)

Beberapa hari lalu, gue ikut FGD (focus group discussion) tentang stunting. Yang jadi narasumber adalah pihak-pihak dari lintas sektoral mulai dari Kementerian Kesehatan, Bappenas, BKKBN, Kementerian Desa sampai pakar kebijakan publik. Soale, stunting ini emang lagi jadi fokus pemerintah banget.

Kenapa?

Stunting bisa bikin masa depan bangsa suram bener. Sebab, anak stunting gak hanya pendek tubuhnya, tapi rendah IQ-nya dan berpotensi terkena aneka penyakit karena organ tubuh yang kurang berkembang.

Yang bikin lebih sedih, stunting itu ternyata bukan hanya diderita oleh orang dari ekonomi bawah. Sekitar 29% anak dari golongan kaya juga kena stunting lho. Menurut dr Damayanti yang menjadi salah satu pembicara, anak-anak dari keluarga mampu ini biasanya kena stunting karena ASI dan MPASI yang tidak adekuat alias cukup. Sebab, 80% anak itu lahirnya normal koq.

Pas dijabarin MPASI yang kayak gimana yang bagus dan cukup gizinya, gue berasa ditamparin bolak-balik sama Khabib Nurmagomedov deh 😥

Continue reading

Q&A with Jeng Bening Bersinar (part 2)

Nah, setelah part 1-nya kemarin, kuy sekarang dilanjutkan dengan part 2-nya. Sssttt… Ada tips untuk newbie di dunia skincare lho. Cekidott 😉

Btw, jawaban-jawaban Jeng Bening gak ada yang gue edit samsek ya. Dia nulis begitu, ya gue posting begitu, apa adanya. Oh ya, dia ini orangnya penuh ekspresi kalo ngomong, dan hobi sarkas pula. Jadi bayangin lah jawaban-jawabannya itu diucapkan penuh ekspresi dan sarkasme hahahaha 😀

Continue reading

Q&A with Jeng Bening Bersinar (part 1)

Belakangan ini, merawat kulit ala Korea alias Korean skincare routine yang berlapis-lapis kayak wafer jadi tren tersendiri di tengah kaum Hawa. Tujuannya, ya gak lain supaya kulit mulus nan flawless, glowing dan bebas masalah. Apalagi, cewek-cewek Korea dikenal dengan kulitnya yang muluuzzz dan (keliatan) natural. Alhasil, rahasia perawatan kulit mereka beserta produk-produknya pun jadi incaran cewek-cewek sedunia.

Sayangnya, dari ribuan merek Korean skincare yang ada, baru sedikit yang masuk di mol di Indonesia. Padahal, beauty blogger internesyenel banyak merekomendasikan aneka produk yang sering bikin gue mengernyikan kening sambil bilang “hah apaan tuh?”. Di mol, yang tersedia baru merek yang ngetop-ngetop doang (kalo gak mau disebut pasaran sih 😛 ).

Di sini lah, online shop jadi penyelamat. Apalagi, banyak owner online shop yang bekerja sama langsung dengan distributor di Korea. Jadi mereka bisa dapet harga lebih murah ketimbang kalo kita beli di jastip atawa jasa titip.

Salah satu yang banyak dijadiin referensi adalah Bening Bersinar (BB). Reputasinya cukup ciamik karena selain dagang, Jeng Bening juga gak pelit bagi-bagi ilmu tentang skincare. Apa yang dia ketahui, dibagikan lewat bentuk postingan lengkap dengan hashtag-nya.

Continue reading