Ngomongin Prenup dan Wasiat

Kemarin, gue menyempatkan diri dateng ke acara Wealth Wisdom yang dibikin oleh Bank Permata. Alhamdulillah dapet undangan dari temen gue si @citrawikastri. Tengkyu Cit!

Sebenernya acara digelar dua hari, 14-15 Agustus. Tapi pas hari pertamanya, gue gak sempat dateng padahal materi dan pembicaranya cakep-cakep banget 😦 Makanya pas hari kedua, kelar deadline dan rapat, gue langsung bela-belain berangkat ke acara ini deh.

Karena dateng udah siang, gue cuma sempet ikut 2 kelas. Pertama adalah kelas tentang Mindfulness oleh Adjie Santosoputro. Cuma, karena gue telat masuk, jadi materi awalnya ketinggalan euy.

Yang kedua adalah kelas tentang Prenup dan Wasiat yang berjudul “Warisan 7 Turunan” oleh Risen Yan Piter. Jujur, awalnya gue gak terlalu tertarik karena judulnya koq bombastis amat. Macam judul sinetron aja, hahaha.

Tapi pas baca deskripsinya, eh koq ngomongin wasiat segala. Wah gue langsung minat banget. Soale gue kan udah lama ingin bikin wasiat supaya mendukung cita-cita gue jadi donor organ.

Oke berikut hasil seminar yang gue sempat catat, foto, dan ingat ya.

Continue reading

Would You Do It for Me?

Yesterday I stumbled upon an article that led me to this. Bacanya bikin nangis, sekaligus senang karena, gue punya contoh yang amat jelas tentang keinginan gue kelak jika meninggal dunia.

Organ donation is what I’m talking about here. Udah sejak lama, maybe about 10-15 years ago, gue kepikiran untuk daftar jadi pendonor organ. Awalnya sih mata aja karena sepengetahuan gue, donor mata di Indonesia itu masih minim jumlahnya. Menurut data Depkes dan RS Aini cmiiw, mata yang ditransplantasikan pada pasien buta di Indonesia itu rata-rata didatangkan dari India/Srilanka. Di sana, meski negaranya miskin, tapi tingkat kesadaran donor mata udah tinggi lho.

Buat gue sih, donor mata ini penting banget. Kita semua tau ya, betapa indahnya dunia jika kita bisa melihat. Makanya mata sering disebut-sebut sebagai indera utama dibanding empat indera lainnya. Nah, bayangin deh kalo semua orang yang meninggal mau mendonorkan matanya untuk mereka yang buta. How wonderful the world would be for them, right? *duh ngetiknya aku jadi terharu sendiri :’)*

Continue reading