Halu Berjamaah

Untuk yang follow gue di Instagram, tentu hapal ya habit gue tiap hari. Kerjanya posting foto bekal Nadira dan bekal gue on weekdays melulu, semua pake hestek #ketringibuira. Awalnya sih iseng doang. Cuma supaya IG gue gak kosong atau isinya selfie kayak selebriti ibukota, hahahahaa… Trus juga sekalian mendokumentasikan bekal bareng beberapa teman yang suka ngebekelin anak/suami/diri sendiri gitu. Saling sharing ide lah.

Eh koq ternyata banyak yang suka dengan foto-foto bekal itu. Bahkan banyak yang kasih testimoni di komen, email atau DM. Rata-rata bilang foto bekal gue dan Nadira itu menginspirasi mereka bahwa bikin bekal itu gak susah. Yang gampil-gampil asal dipadukannya sesuai, pasti jadinya oke.

Dan yang gue bilang gampil, emang beneran gampil. Bekal gue dan Nadira sehari-hari gak pernah spektakuler kayak bistik, rendang, etc. Rata-rata isi bekal Nadira ya nasi + lauk + sayur (bisa ditumis, atau dijadiin omelet, atau digabung dgn lauk) + buah + snack. Sementara isi bekal gue karbo (nasi hitam atau sekarang lagi rutin makan oats lagi. More on this later) + sayur + lauk + buah. Itupun semuanya yang diolah capcipcup, gak ribet dan gak pake lama.

Foto-foto gue pun ya gitu-gitu aja. Pokoknya yang penting sesuai pakem gue, yakni foto itu harus terang dan fokus, udah. Hahaha.. Maklum, gak berbakat motret, sayah 😛

Makanya gue heran pas pertama kali foto gue dicolong di IG kayak yang pernah gue tulis di sini. Waktu itu sih gue cuma mikir, karena yang nyolong foto adalah online shop (OLS), yaaa agak “dimaklumi” sih. Bisa jadi dia pengen bisnis ketring, tapi gak punya foto jadi nyolong foto gue. Atau dia pengen nipu, jadi dia nyolong foto gue. Ini kan “wajar” ya jadi modus OLS abal-abal di dunia maya. Meski ngeseliiinn banget.

Eh ternyata, colong-mencolong foto bekal di IG juga dilakukan oleh beberapa akun pribadi, untuk pencitraan. So far, gue “baru” mengalami 4 kali. Ini nih kejadiannya:

Continue reading

Advertisements

Pencuri Foto di Medsos

Hidup di era digital itu kadang menyenangkan, kadang menyebalkan. Menyenangkan karena mau cari apapun tinggal klik situs pencari. Dari nyari data penting, teman lama, atau stalking mantan, bisa cuuss langsung lah.

Nah, menyebalkannya adalah, banyak terjadi pencurian karya. Kalo zaman dulu kan, pencurian karya atau hak cipta biasa dilakukan dengan membajak melalui foto kopi, menggandakan tanpa izin, dll. Kalo sekarang mah, gancil bener. Tinggal copy paste tulisan. Atau, save as foto, lalu di-publish di tempat lain.

Untuk artikel, gue pernah mengalaminya beberapa waktu lalu. Kisah selengkapnya bisa disimak di sini ya. Sekarang, artikel contekan itu udah dihapus setelah gue bombardir komplen di comment box-nya. Namun, meski diganti artikel baru, tapi tetep aja sih menurut gue itu mah nyontek. Wong tema artikel dan poin-poinnya ngambil dari tulisan gue koq. Cuma gue males aja sih ngelanjutin lagi. Cukup tau aja lah kalo web itu tukang nyontek.

Usai tulisan, eh sekarang foto gue dicuri juga.

Continue reading