Diet Oatmeal, Siapa Takut?

Ngomongin oatmeal atau selanjutnya gue bilang oats aja ya, banyak yang ngeluhin rasanya. Ada yang bilang kayak dedak alias makanan unggas lah. Ada yang bilang menjijikkan lah. Pokoknya macem-macem deh.

Gue sendiri udah lamaaaa mencoba makan oats. Dulu-dulu waktu remaja, gue taunya oats itu ya dimakan sebagai sarapan aja. Dimasak pake susu dan dikasih pisang, udah deh enak. Atau kalo nyokap, suka dikasih jambu biji yg diblender. Intinya, oats pasangannya cuma susu dan buah-buahan, dimakan pas sarapan. Titik.

Trus, pas gue lagi semangat-semangatnya nurunin berat badan 4 tahun lalu, gue iseng-iseng browsing dan baca-baca berbagai sumber. Salah satunya bilang, oats bisa lho dijadiin sumber utama karbo pengganti nasi. Kalo makan oats, perut jadi lebih kenyang dan gak mudah lapar.

Selain itu, oats juga punya healthy benefits yang banyak. Kayak yang ditulis di wikipedia, oats dikenal bisa nurunin kolesterol dalam darah karena mengandung beta-glucan. Trus, para atlet pun banyak yang milih oats karena mengandung karbohidrat kompleks dan serat mudah larut. Inilah yang bikin perut jadi gak gampang laper dan bikin kadar glukosa darah lebih stabil. Bubur oats juga mengandung vitamin B lebih banyak dibandingkan bubur lainnya.

Okesip, dapet bekel itu, gue tambah mantep ya. Tapi, cara makannya diapain dong? Masa sehari 3x makan oats pake susu dan buah. Eneg qaqaaa.. 😦

Continue reading

Advertisements

Oatmeal Muffin

Jadi ceritanya eikeh udah pindah ke rumah sendokir nih. Jadilah tiap pagi kudu masak memasak untuk Nadira dan orang-orang serumah. Jumat kemarin tiba-tiba inget kalo hari itu Nadira ‘sekolah-sekolahan’ di PAUD deket rumah. Mau sok bikin bekel ah kayak Bundee. Berhubung pemalas, uprek-uprek memopad di BB, nemu deh resep oatmeal muffin yang gue copas dari internet zaman dahulu kala.

Aslinya sih, muffin ini bernama Oatmeal Strawberry Muffin. Tapi berhubung gak punya strawberry, gue ganti pake meises warna-warni-nya Ceres. Trus yogurt dan brown sugar juga nggak gue pake karena, lagi-lagi, unavailable di kulkas. So gue pake bahan seadanya aja. Hasilnya? Enak! Kata Mbak-nya, Nadira langsung habis dua biji. Silakan mencoba 🙂

Oatmeal Strawberry Muffin

Bahan :
100 gr oatmeal/havermut (gue pake Quaker Oats quick cooking warna biru)
150 ml susu cair
100 ml yogurt tawar (gue ganti susu cair, jadi total susu cair = 250 ml)
200 gr terigu serbaguna, ayak
1 sdt baking powder
1/4 sdt soda kue
1/2 sdt garam (gue skip karena gue pake margarin yang salted)
1 butir telur (70 gr)
125 gr brown sugar (gue ganti pake gula pasir biasa, sekitar 100 gr aja karena meisesnya udah manis)
100 gr mentega tawar, lelehkan (gue pake margarin)
50 gr strawberry segar, iris kasar (gue ganti meises warna-warni)

Cara membuat :
1. Panaskan oven 200 derajat celcius. Siapkan loyang muffin alasi dengan mangkuk kertas.
2. Campur havermut, susu cair, dan yogurt, aduk hingga havermut lunak, sisihkan.
3. Dalam mangkuk besar, campur terigu, baking powder, soda kue & garam, aduk rata, sisihkan.
4. Campur telur, brown sugar, mentega cair, dan campuran havermut dalam mangkuk lain, aduk dengan pengocok kawat hingga rata.
5. Tuang ke dalam campuran tepung, tambahkan strawberry, aduk menggunakan sendok kayu asal tercampur (5 kali)
6. Tuang adonan ke dalam lubang cetakan hingga hampir penuh. Masukkan dalam oven ± 25 menit hingga matang. Keluarkan loyang dr oven, biarkan selama 5 menit.
7. Pindahkan muffin ke atas rak kawat, biarkan hangat, sajikan segera.