Muffin Pisang Keju

Okeh, belakangan ini gue jadi keranjingan bikin muffin. Kenapa? Soale gampang, cemplang-cemplung dan hasilnya enak. Bisa dibikin pagi-pagi sebelum ngantor, buat cemilannya Nadira.

Kemarin gue punya pisang yang udah over ripe. Setelah uplek-uplek contekan resep yang udah di-copas di BB, ternyata ada resep Muffin Pisang Keju. Diliat-liat gampang kayaknya. Setelah jadi, wow, enak banget! Aseli deh, hasilnya empuk, gak kalah sama muffin di toko. Oh ya, sayangnya gue lupa resep aslinya nyontek darimana. Tapi yang pasti, this is super duper delicious. Makasih ya Mbak yang udah saya contek. Semoga sharing-nya bisa berguna buat yang lain *amin*

Anyway, here is the recipe. Yang mau contek, silakaan 🙂

Muffin Pisang Keju

Bahan:
250 gr terigu serbaguna
100 gr gula kastor (gue jadi pake 130gr gula pasir)
50 gr brown sugar (gak pake karena gak punya)
1 1/2 sdt baking powder (gue pake 1sdt baking powder double acting)
1/4 sdt garam (skip karena pake margarin yang salted)
75 gr keju cheddar cincang kasar (kalo diparut kejunya gak berasa)
300 gr pisang ambon kupas, haluskan (gue pake 3 pisang ambon yang mateenng banget)
2 butir telor
100 gr mentega tawar lelehkan (gue pake Blue Band)
1/4 sdt vanili bubuk (gue skip karena gak nemu di dapur)

cara membuat:
1. Dalam mangkuk besar campur tepung, gula, baking powder, garam dan keju, aduk rata
2. Campur pisang lumat, telur, mentega leleh dan vanili dalam mangkuk lain. Aduk rata menggunakan spatula.
3. Tuang adonan pisang ke mangkuk berisi campuran tepung. Aduk asal campur menggunakan sendok kayu/spatula
4. Tuang adonan ke dalam lubang cetakan, biarkan sisa lubang tetap beralaskan mangkuk kertas supaya panasnya rata. Panggang 25-30 menit hingga matang
5. Keluarkan muffin dari loyang, hias sesuai selera.

Oatmeal Muffin

Jadi ceritanya eikeh udah pindah ke rumah sendokir nih. Jadilah tiap pagi kudu masak memasak untuk Nadira dan orang-orang serumah. Jumat kemarin tiba-tiba inget kalo hari itu Nadira ‘sekolah-sekolahan’ di PAUD deket rumah. Mau sok bikin bekel ah kayak Bundee. Berhubung pemalas, uprek-uprek memopad di BB, nemu deh resep oatmeal muffin yang gue copas dari internet zaman dahulu kala.

Aslinya sih, muffin ini bernama Oatmeal Strawberry Muffin. Tapi berhubung gak punya strawberry, gue ganti pake meises warna-warni-nya Ceres. Trus yogurt dan brown sugar juga nggak gue pake karena, lagi-lagi, unavailable di kulkas. So gue pake bahan seadanya aja. Hasilnya? Enak! Kata Mbak-nya, Nadira langsung habis dua biji. Silakan mencoba 🙂

Oatmeal Strawberry Muffin

Bahan :
100 gr oatmeal/havermut (gue pake Quaker Oats quick cooking warna biru)
150 ml susu cair
100 ml yogurt tawar (gue ganti susu cair, jadi total susu cair = 250 ml)
200 gr terigu serbaguna, ayak
1 sdt baking powder
1/4 sdt soda kue
1/2 sdt garam (gue skip karena gue pake margarin yang salted)
1 butir telur (70 gr)
125 gr brown sugar (gue ganti pake gula pasir biasa, sekitar 100 gr aja karena meisesnya udah manis)
100 gr mentega tawar, lelehkan (gue pake margarin)
50 gr strawberry segar, iris kasar (gue ganti meises warna-warni)

Cara membuat :
1. Panaskan oven 200 derajat celcius. Siapkan loyang muffin alasi dengan mangkuk kertas.
2. Campur havermut, susu cair, dan yogurt, aduk hingga havermut lunak, sisihkan.
3. Dalam mangkuk besar, campur terigu, baking powder, soda kue & garam, aduk rata, sisihkan.
4. Campur telur, brown sugar, mentega cair, dan campuran havermut dalam mangkuk lain, aduk dengan pengocok kawat hingga rata.
5. Tuang ke dalam campuran tepung, tambahkan strawberry, aduk menggunakan sendok kayu asal tercampur (5 kali)
6. Tuang adonan ke dalam lubang cetakan hingga hampir penuh. Masukkan dalam oven ± 25 menit hingga matang. Keluarkan loyang dr oven, biarkan selama 5 menit.
7. Pindahkan muffin ke atas rak kawat, biarkan hangat, sajikan segera.

Muffin Wilton

Dari dulu pengen banget bisa bikin muffin sendiri. Maklum, jaman hamil, ngidam gue itu cuma muffin keju. Jadilah hubby hampir tiap hari beli muffin keju di Breadtalk or Dunkin Donuts, hehehe.. Nah, pas browsing-browsing resep, dapet resep ini di blog-nya almarhumah MbakRuri, yang menurut testimoni orang-orang sih, hasilnya gak kalah sm muffin-muffin yang tadi gue sebutin.

Kemarin iseng nyoba dan setelah gue cobain tadi pagi (sekarang eikeh gak berani makan kue malem-malem, sok diet gitchu ceritanya ), rasanya beneran mirip sm muffin Breadtalk or Dunkin! Bedanya, muffin Breadtalk lebih berminyak, sementara muffin Dunkin lebih spongy, mirip kue gitu. Tapi sih kata temen kantor yang ikut nyobain, enak lho. Ahai, jadi GR 😀 Buat Mbak Ruri, many thanks for the recipe. Semoga ini bisa menjadi tambahan amal ibadahmu ya Mbak..

Anyway here’s the recipe yaa.. (Maapkeun potonya yg cupu, ini baru kelar dr oven langsung dipoto dan gak sempet digaya-gayain)

Muffin Wilton
Bahan:
350 gr tepung terigu
230 gr butter (gue pake Blue Band + Hollman butter)
110 cc air
2 gr garam (gak perlu kalo butternya pake yang salted)
200 gr telur (kemarin gue pake 4 telur ukuran kecil-sedang)
300 gr gula pasir (boleh dikurangi hingga 30%. Kemarin gue cuma pake sekitar 200gr gula)
8 gr baking powder
50 gr bahan tambahan sesuka hati (kemarin gue pake chocolate chip dan keju quick melt potong dadu)
1 sachet vanilla bubuk

Cara membuat :
– Rebus butter, air dan garam sampai mendidih.
– Masukkan tepung kedalam wadah. Kemudian kucuri bahan campuran butter panas-panas sedikit-sedikit sambil dimixer dengan kecepatan sedang. Kocok terus sampai suhu turun/hangat.
– Masukkan vanilla bubuk.
– Masukkan telur satu persatu.
– Campur gula pasir dan baking powder sampai rata, lalu masukkan kedalam adonan, kocok sampai cukup rata.
– Masukkan bahan tambahan
– Masukkan adonan kedalam piping bag, potong ujungnya
– Semprotkan kedalam cetakan muffin sampai penuh taburi atasnya dengan sisa bahan tambahan.
– Oven dengan suhu 160° ± 25 menit

Notes:
– Panaskan oven dengan api besar/panas 200 derajat selama 15 menit sebelum memasukkan adonan.
– Setelah adonan dimasukkan ke dalam oven, turunkan panas hingga 160 derajat saja. Ini akan menghasilkan muffin yang menggembung tinggi.
– Untuk mendapatkan muffin yang tinggi, masukkan adonan ke dalam papercup hingga penuh atau minimal 3/4 tinggi papercup.
– Untuk isian, bisa pake selai (adonan setengah, isi selai, tutup lagi dengan adonan), kacang, etc, as you like.

Cheese Muffin with Sour Cream

Resep yang ini boleh dibilang rada maksa. Soalnya abis cooking class Yummy, pulangnya dikasih gretongan semangkok sour cream. Secara gue gagap dapur ya, rada bingung juga itu sour cream mau diapain. Akhirnya, bertanyalah sama Mbah Google dan nemu resep Muffin yang pake sour cream di blog ini. Gampang pula karena gak perlu pake mixer dan timbangan. Modalnya cuma whisk dan measuring cup (dulu beli di Giant cuma ceban hehehe..).

Masalah 1 lagi timbul, gue kehabisan papercup. Akhirnya terpaksa adonan muffin dipanggang di loyang brownies, dan dipotong-potong memanjang. Well, not bad lah. Enak juga, meski menurut gue sih, gak selembut muffin Breadtalk. Apa karena beda resep atau gimana gitu kali. Tapi Alhamdulillah, meski menurut gue biasa-biasa aja, dalam sekejap muffin bikinan eikeh langsung abis. Anyway, here’s the recipe ya 🙂

Cheese Muffin with Sour Cream

Bahan :
1+3/4 cup tepung terigu
2 sdt baking powder
1/4 sdt baking soda/soda kue
1/4 sdt garam halus
1/2 cup gula castor (tambahin dikit ya soalnya menurut gue takaran ini kurang manis)
71 gr unsalted butter, lelehkan & biarkan dingin (gue pake Blue Band ajah)
1/2 cup susu segar, dlm suhu ruang
1/2 cup creme fraiche atau sour cream, dlm suhu ruang
1 butir telur, dlm suhu ruang
1 kuning telur, dlm suhu ruang
30 gr keju cheddar potong dadu

Taburan :
kacang tanah, wijen & mini choco chip (gue pake keju parut)

Proses :
-Bahan kering: ayak tepung terigu bersama baking powder, soda kue & garam. Campur hingga merata. Tambahkan potongan keju cheddar, aduk merata.
-Di tempat lain yg lebih kecil, campur bahan basah: gula, lelehan butter, susu, creme fraiche atau sour cream, telur dan kuning telur. Aduk dengan whisk sampai merata.
-Tuangkan campuran bahan basah ke bahan kering, aduk dengan rubber spatula secara perlahan dlm beberapa adukan saja hanya sampai bahan kering tercampur dengan bahan basah, tidak perlu sampai adonannya halus. Hasil adonannya memang akan terlihat agak bergumpal kecil2 tapi itu tidak masalah.
-Sendokan adonan ke dalam cetakan muffin dengan sekop es krim atau sendok makan biasa hingga cup nya penuh. Taburi atasnya dengan bahan taburan, panggang dengan suhu 175 derajat selama 30-35 menit.

Notes :
– Jangan terlalu lama mengaduk campuran adonan basah & kering karena hasil muffin akan menjadi keras
– Tuang adonan jadi ke dalam cup muffin hingga penuh benar agar muffin bisa tinggi seperti gunung
– Jika cetakan muffin ada yg kosong, isikan dengan air agar tidak berasap saat dioven
– Jika memakai resep asli nya akan menghasilkan 20-an muffin, bagi saya terlalu banyak jd bikin setengah resep aja
– Panaskan oven di tengah-tengah proses hingga bener-bener panas (sampai 200 derajat), baru turunkan suhunya sesuai resep saat adonan sudah di dalam oven