Rumah Mungil Idolaku

Setiap lewat daerah perumahan elit atau nonton TV yang nampilin rumah-rumah luas dan besar, gue pasti bilang ke hubby begini “Ih aku nggak mau deh punya rumah kayak gitu. Nanti kalo pembantu mudik, capek banget euy nyapunya.”

Dan suami gue pun selalu bilang, gue nggak punya mental jadi orang kaya. Lah kalo mampu punya rumah segede gitu, tentu aja mampu meng-hire puluhan orang sebagai staf rumah tangga, atau infalan saat musim mudik tiba.

Kayak Mas AS sang promotor andal itulah. Dulu gue sering ke rumahnya untuk pengajian atau kumpul-kumpul. Dan sebagai orang yang dodol, pas lagi mau Lebaran, gue iseng tanya-tanya soal staf rumtangnya. Percakapan kita kayak gini:

Continue reading

Warna-Warni Feng Shui (part 2)

Okeh gara-gara ada rikues dari Cimon soal feng shui, gue jadi lanjutin tulisan terdahulu ini ye. Emang sih, postingan pertama itu agak kurang lengkap karena pas nulis, sontekan gue ketinggalan di rumah. Jadi nulis itu pun seadanya yang nempel di otak (dan herannya tetep panjang aja gitu. Payoyeh banget gue gak bisa ikut metode KISS alias Keep It Simple Stupid *sigh*).

Anyway, setelah ngebahas angka Kua di postingan terdahulu, di sini gue berusaha menjabarkan soal Unsur Warna. Dalam feng shui, dikenal ada lima unsur warna yakni Api, Tanah, Logam, Air dan Kayu. Masing-masing juga memiliki warna yang representing unsur yang diwakilinya, yaitu:

  • Api: Merah, Kuning, Jingga, Ungu
  • Tanah: Kuning, Coklat
  • Logam: Putih, Abu-abu
  • Air: Biru, Ungu, Hitam
  • Kayu: hijau atau kehijauan.

Continue reading

Warna-Warni Feng Shui

Wiken dua minggu lalu, gue ikutan seminar Colorful Life with Feng Shui yang digelar www.warnaimpian.com. To be honest, gue bukanlah orang yang paham feng shui. Tapi begitu akun twitternya Warna Impian, warnapedia, woro-woro di situsnya tentang seminar itu, gue jadi kepengen ngikut. Eh ditawarin pula. Demen deh gue. Maklum, sindrom baru punya rumah sendiri. Bawaannya pengen tau aja yang terbaik buat rumah gitu 🙂

Selama ini, di benak gue yang namanya feng shui lebih banyak berurusan dengan rumah, kantor atau lokasi usaha. Pokoknya bangunan lah ya. Tapi ternyata dalam seminar itu, dua pakar feng shui, Bunda Fira dan Oom Lury, menjelaskan lebih detil tentang Feng Shui ini. And you know what? Feng Shui ternyata berhubungan erat dengan segala aspek dalam diri kita.

Menurut kedua pakar ini, Feng Shui sangat penting untuk mendesain rumah. Dan jangan anggap feng shui ini semacam klenik lho. Pasalnya, menurut Bunda Fira, untuk mengetahui Feng Shui yang pas dengan seseorang, kita harus menghitung dulu angka Kua-nya berdasarkan tanggal lahir. Angka Kua ini seumur hidup tidak akan berubah dan bisa jadi referensi untuk penghitungan berbagai jenis feng shui ke depannya.

Nah, yang jadi pertanyaan, angka Kua itu apa ya? Angka Kua, menurut Bunda Fira, adalah angka unik yang dihitung berdasarkan satu rumus. Angka Kua ini selain berguna untuk Feng Shui juga berguna untuk menentukan kecocokan warna, baik dari warna rumah, mobil, bahkan baju dan makeup kita sehari-hari.

Continue reading