Cagub DKI dalam Film dan Musik

Sebenernya ide nulis tentang Pilkada udah ada sejak jauh-jauh hari. Tapi biasa deh, karena gak sempet-sempet, jadi baru bisa nulis hari ini.

Dan jangan menyangka bahwa postingan ini bakal mengimbau untuk milih paslon tertentu atau penuh buah pikiran nan inspiratif. Kagak lah yaw. Yang serius-serius gitu mah cukup di kantor. Kalo di blog, yang gak penting-gak penting aza.

Kayak dulu lah. Saat mau pilpres, gue malah nulis Capres Terganteng yang sungguh geje πŸ˜€

Kali ini, gue mau nulis tentang Cagub DKI dari perspektif film dan lagu. Ini gara-gara merhatiin ibu-ibu dan cewek-cewek pendukung para cagub. Kalo sekali suka, susah pindah ke lain hati. Soale, perempuan itu dalam memilih sesuatu biasanya pake hati. Jadi bener-bener dalem ceunah. Kalo udah ketancep di hati, bakal gagal move on!

No wonder die hard fans selebriti biasanya adalah pereu. Liat aja tuh artis-artis Korea atau lokal kayak Agmon. Para fans-nya sampe siap berantem segala sama yang kontra dengan idolanya.

Dari situ, gue jadi mikir, lucu juga nih kalo menganalogikan cagub DKI dengan film-film dan lagu. Soale kalo dianalogikan dengan mobil, tank, atau ekonomi, gue kurang mudeng cyin, mohon maaf.

Oh ya, postingan ini dibikin buat seru-seruan aja, dan gue berusaha tulis senetral mungkin ya. Gue juga melepas semua embel-embel SARA dari tiap-tiap paslon. Jadi, diharapkan, yang komentar juga jangan nyinggung-nyinggung SARA ya.

Anyway, here they are:

1.Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Film:

Hasil merenung beberapa malam *lebay*, gue akhirnya menemukan sosok AHY ada padaaa…

Channing Tatum!

Kenapa gitu?

Soale, Channing ini diidolakan perempuan pertama-tama karena penampilan fisiknya. Tampang kece, bodi keren banget. Istrinya juga cantiikk banget. Sama kan kayak Mas AHY?

Mbak ART pulper gue bilang, dia bakal nyoblos AHY karena “ganteng banget Bu. Tegap juga badannya. Istrinya juga cantik banget ya, artis juga kan tuh. Saya suka deh!”

*FYI, Mbak ART pulper ini fans berat sinetron dan film India, terutama Ganteng-ganteng Serigala dan Uttaran. Sungguh info yang gak penting ya?*

Trus, Channing kan juga pernah main film sebagai tentara. Cucok banget lah ya dengan AHY.

Untuk prestasi gimana?

Nah, ini juga nih. Seperti kita ketahui, AHY memilih resign dari TNI untuk nyagup. Jadi kariernya di militer belum terlalu tinggi. Penghargaan dan jam terbang yang dimiliki juga belum banyak.

More or less ini kayak Channing. Meski mulai berakting sejak tahun 2005, tapi namanya belum pernah masuk ajang penghargaan serius kayak Oscar, Golden Globes atau BAFTA Awards. Nama Channing baru masuk ke penghargaan-penghargaan populer kayak MTV Movie Awards, Teen Choice Awards dan People’s Choice Awards. Jadi kalo dari segi kualitas, aktingnya masih dianggap so-so ya.

Musik:

Kalo ibarat musik, AHY ini bisa dianalogikan sebagai musik-musik easy listening kayak lagu-lagunya Justin Bieber, Selena Gomez, Taylor Swift atau boy band-boy band macam NKOTB, Backstreet Boys gitu *yah ketauan dah selera gue, dari Justin Bieber ke BSB πŸ˜€ *

Denger musiknya dan liat penampilan penyanyinya, banyak yang pasti langsung suka. Bahkan saking contagious-nya lagu-lagu itu, kadang suka kebawa ke alam bawah sadar lho πŸ˜€

Tapi biasanya sih, liriknya gak terlalu dalam, dan temanya biasa banget. Kata-kata yang digunakan untuk liriknya juga gak terlalu puitis, dan relatif lugas. Mirip lah kayak kata-kata dalam pidatonya AHY. Bedanya kalo AHY sering pake kata-kata impor yang bikin gue pengen nyanyi lagu ini nih πŸ™‚

2. Basuki Tjahaja Purnama/Ahok

Film:

Untuk Ahok, menurut gue film yang cocok adalah film-film bakbikbuk yang kontroversial macam Kill Bill, atau Deadpool gitu. Soale selain penuh adegan berantem, dialognya banyak yang kasar πŸ˜€ Makanya dikasih rating R atau restricted yang artinya hanya untuk dewasa. Kalo anak di bawah 17 tahun nonton, ia harus ditemani orang dewasa supaya paham konteksnya.

Sementara untuk sosok aktor yang pas adalah Jackie Chan.

Kenapa?

Ini gue gak maksud SARA ya, mentang-mentang Ahok sipit trus disama-samain sama Jackie Chan. Tapi, sosok Jackie Chan kan dikenal sebagai sosok yang ulet, pekerja keras, pantang menyerah, jujur, perfeksionis, dan setia kawan.

Sepanjang kariernya, Jackie melakukan hampir semua adegan perkelahian tanpa stuntman. Makanya, dia berkali-kali masuk rumah sakit karena, kayak yang ditulis di wikipedia ini nih:

Over the years, he has dislocated his pelvis and also broken numerous parts of his body, including his fingers, toes, nose, both cheekbones, hips, sternum, neck, ankle, and ribs.

No wonder sampe sekarang, gak ada perusahaan asuransi yang mau ngejamin Jackie karena takut rugi πŸ˜€

Meski begitu, film-filmnya Jackie tetap diselipi unsur humor. Dia pun meski keras dan ulet, juga adalah seorang yang humoris.

Ini mirip sih sama sosok Ahok yang dikenal masyarakat maupun oleh anak buahnya. Dari hasil baca-baca sosmed maupun ngobrol sama anak buahnya atau temen-temen yang sehari-hari ngikutin Ahok, hasilnya gitu ya. Ahok itu keras, ulet, pekerja keras, tapi lucu dan lembut hatinya. Bahkan, konsep “kasar” yang ada di masyarakat beda banget sama sosok aslinya yang kocak dan lucu. Hatinya juga lembut dan gak tegaan, macam pameo “Muka Rambo hati Rinto” gitu ye πŸ˜€

Oh ya, udah pada nonton video Jackie Chan yang ini belum? Gue pas nonton langsung terharu mewek bok. Saluut banget sama Kang Jackie!

Musik:

Untuk musik, entah kenapa, nyebut Ahok, gue mah langsung inget sama musik rap. Tapi yang lirik lagunya lugas ya kayak Drake, Eminem atau versi Indonesia, Neo or Iwa K. Yah sesekali dese mirip juga lah sama yang rada puitis kayak Kendrick Lamar atau Jay Z gitu, terutama kalo lagi berkomunikasi politis pake simbol-simbol.

Kenapa?

Ya soale Ahok kan kalo ngomong lugas, jelas, cepet, dan to the point. Bahkan saking cepatnya, sering banyak yang kurang mudeng dan jadi misunderstand konsep yang dia maksud. Gak jarang juga dia lepas esmoni dan pake kata-kata kasar, minimal nyindir lah. Kayak lagunya Neo ini nih πŸ˜€ *generasi 90-an banget deh lo Ra*

3. Anies Baswedan

Film:

Untuk Anies, menurut gue genre film yang cucok adalah film-film komedi romantis yang mampu mengharu biru penonton. Terutama film-film romantis yang penuh dengan dialog yang bisa jadi caption foto, meme atau kutipan-kutipan gitu lah. Contohnya, Before Sunrise dan The Notebook πŸ˜€

Sementara untuk aktornya, gue ngerasa yang pas itu adalah Tom Hiddleston.

Kenapa?

Soale, gue liat Anies ini kan paket lengkap ya. Jago merangkai kata-kata, pendidikan tinggi, latar belakang keluarga juga “ningrat”. Nah, Tom juga gitu.

Tom ini sekolah di sekolah asrama yang juga jadi sekolahnya Prince William. Trus dia kuliah di Cambridge, yang merupakan salah satu kampus ternama di dunia. Kakek dan buyutnya juga sosok yang cukup terpandang di Inggris.

Trus, dia ini sosok yang pintar dan jago merebut hati perempuan. Buktinya, waktu sama Taylor Swift dulu itu lho. Ya ampuunn.. Gue aja yang bacain beritanya klepek-klepek, gimana Mbak Taylornya ya?

Anies juga gitu. Temen kantor gue dulu cerita, kalo ngobrol dan wawancara Anies, dia selalu senang karena merasa didengarkan dan diperhatikan. Bahkan kalo ada yang salah, Anies tak segan-segan membenarkan supaya berita yang ditulis teman gue itu gak misleading.

No wonder, banyak ibu-ibu yang terpukau dengan Anies waktu dia jadi Mendikbud karena penampilannya yang sopan, tutur katanya yang halus, dan kalimat-kalimatnya yang inspiratif.

Bukan begitu buibu? πŸ˜€

Musik:

Nah kebetulan tadi pagi gue denger radio, tetiba ada lagu Sandaran Hati-nya Letto. This is it! Ini dia lagu yang cucok untuk menggambarkan Anies.

Lagu itu puitis, penuh dengan simbolisasi padahal temanya sih cinta doang. Trus musiknya smooth dan suara vokalisnya mendayu lembut bak mengelus telinga pendengarnya.

Sama banget kan sama pidato-pidatonya Anies?

Okeh segitu dulu posting-an geje gue yang terkait dengan pilkada, dalam hal ini, pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang bakal digelar besok.

Ada ide atau masukan lain kah? Silakan tulis di komen ya.

Oh ya, segala komen menghujat yang berbau SARA gak bakal di-approve supaya gak ngerusak mood posting-an. Wong buat seru-seruan gitu loh, jangan baper lah shay πŸ˜›

P.S:

Inget ya, hubungan keluarga dan pertemanan itu nomor satu. Kalo Gubernur/walikota/bupati itu nomor… Ya sesuai pilihan masing-masing deh. Kan nomor urut paslon di 50 kota di Indonesia beda-beda, yekaaann πŸ˜€

 

Advertisements

6 thoughts on “Cagub DKI dalam Film dan Musik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s