Review: Nonton Pentas Jendela Raksasa

Bulan Desember lalu, gue dapet info dari Kiki tentang pementasan teater musikal Jendela Raksasa yang dibuat oleh KPK. Pementasan ini ditujukan untuk anak-anak SD dan SMP, dan dikemas dengan semenarik mungkin. Yang terpenting, acaranya gratis.

Wah namanya ibu-ibu, denger acara buat anak, gratis pula, langsung mupeng dong ya Kakaakk…Apalagi, gue liat dan baca-baca informasi di webnya dan socmednya Jendela Raksasa, wah koq konsepnya serius banget? Dijamin keren banget, nih!

Acara digelar Kamis dan Jumat, 22 dan 23 Desember, jam 15.00 dan jam 19.00 perharinya. Gue dan adik gue pilih hari Jumat jam 15.00, karena hari itulah yang pas dengan jadwal kami berdua. Kalo bocah-bocahnya mah udah bebas, wong udah selesai ambil rapor.

Jadi deh kami berangkat berempat bareng ke Taman Ismail Marzuki (TIM) barengan. Dari rumah, gue udah cerita ke Nadira kalo kita bakal nonton pentas teater musikal. “Yang mirip sama konser Naura kemarin gitu lho Mbak,” kata gue. Nadira pun mengangguk tanda paham. Apalagi, lokasi acara pun sama persis, di Teater Jakarta, TIM, tempat Naura konser juga.

Dan ternyata, acara gak cuma pementasan teater musikal aja. Tapi juga ada aktivitas lain yang gak kalah menarik. Trus, ada juga pentas tari Dayak yang bikin Nadira dan Langit terpesona saking kerennya πŸ˜€

Karena booking tiket lewat Kiki sang panitia, kami pun dikasih tempat duduk pas di depan panggung. Kami duduk barengan sama Tyas dan dua gadis kecilnya. Jadi tambah rame deh tuh. Yang bikin seru, karena duduk paling depan, kami bisa liat para musisi, kelompok paduan suara dan gank ensemble yang duduk di bawah panggung. Semuanya memainkan musik dan bernyanyi secara live. Jadi supeeeer keren!

IMG_20161223_153834.jpg

*para pemain musik, penyanyi dan pengisi efek suara di bawah panggung*

Begitu lampu diredupkan, pertunjukan pun dimulai. Gue bisa liat excitement di muka bocah-bocah, sambil takut-takut gitu sih mereka. Sebab, pentasnya berjudul Raksasa, jadi pada rada khawatir tokohnya serem-serem gitu.

Ternyata? Wowww keren bangeett!

IMG_20161223_155020.jpg

*para raksasa membuka acara*

Jalan ceritanya menarik dan gak membosankan untuk disimak. Video mapping-nya warbiyasaaakkk. Indaahh, warna-warni khas anak-anak dan dinamis. Yang juga juara adalah kostum dan propertinya. Gilak banget deh!

Apalagi pas scene di Kota Mesin. Ya ampun sumpah deh gue sampe ternganga-nganga sendiri liat properti di atas panggung. Futuristik, padahal terbuat dari kardus, bahkan barang-barang bekas. Ciamik!

IMG_20161223_163152.jpg

*manusia-manusia penghuni Kota Mesin*

Belum lagi musik, suara dan sound effect yang ada. Musiknya live semua, dan karena gue duduk pas di depan panggung gue bisa liat tuh ekspresi para pemain musiknya. Juga para penyanyi dan pengisi efek suara.

Yang notable sih para pengisi efek suara raksasa. Awalnya gue liat di deretan musisi dan penyanyi pendukung, ada sekelompok cowok-cowok bergaya metal. Gue bingung, emang pementasan Jendela Raksasa ada musik rock-nya? Ternyata, mereka bukan band metal tapi adalah Ensemble Tikoro, yang khusus mengisi suara dan efek para raksasa πŸ˜€

IMG_20161223_170127.jpg

*scene penutup Jendela Raksasa*

Selesai acara, kemeriahan belum kelar. Soale gue, Tyas, Kiki, adik gue dan bocah-bocah gak mau melewatkan kesempatan foto bareng. Maklum, kami ibu-ibunya kan member Tim EYD ya. Seringnya ngobrol di Whatsapp Group tapi ketemuan jaraaanngg banget.

Untung bocah-bocahnya juga langsung klik ikrib banget. Jadi emak-emaknya bisa asik gosip eh ngobrol deh hahaha..

IMG_20161223_172719.jpg

*foto bareng Larasati sang Naga Air*

_20170111_154117.jpg

*seruuu sampe diwawancarai krunya segala πŸ˜€ *

Sampe pulang, bocah-bocah gak selesai-selesai ngobrolin soal Larasati (idolanya Nadira) dan Alina (idolanya Langit). Apalagi mereka sempet foto bareng Larasati segala pas selesai acara.

Sampe rumah, gue sangka mah udah teler ya, eehh Nadira masih belum mau tidur. Cerita-cerita soal pementasan tadi, trus baca-baca buku acaranya segala. Ih bener-bener gagal move on! Besoknya pun, selama beberapa hari, masiihh aja Jendela Raksasa jadi topik pembicaraannya.

Pas gue tanya, kalo Jendela Raksasa ada lagi, mau nonton lagi gak? Wah Nadira langsung mengangguk penuh semangat.

Tapi emang sih, gue pun kalo diajak nonton lagi juga seneng. Trus pas gue cerita ke temen-temen yang punya anak tapi belum nonton, semua pada pengeeennn banget nonton katanya. Apalagi pas gue kasih liat foto dan video yang sempet gue ambil di sela-sela pementasan.

Tuh Kiii.. Kode banget tuhhh supaya Jendela Raksasa digelar lagi. Sayang tau pementasan sekeren itu cuma digelar 2 hari doang, hihihi…

Yang belum nonton, liat videonya di Instagram gue aja ya. Kalo di-posting di sini ribet euy, kudu upload ke yutup dulu. *gaptek πŸ˜› *

One thought on “Review: Nonton Pentas Jendela Raksasa

  1. Gue bacain postingan orang-orang tentang ini emang semuanya komennya bagus bagus mba. Jadi pengen nonton deh, moga aja nanti ada pementasan semacam ini lagi πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s