Gampangnya Ikut Arisan Mapan

Yang udah baca postingan-postingan gue terdahulu, mungkin akan bertanya-tanya, gimana sih cara ikutan Arisan Mapan? Apalagi, contoh-contoh yang dikasih rata-rata di daerah, bukan di kota besar.

Padahal, ikutan Arisan Mapan ini gampil banget lho. Pertama-tama, cuma dibutuhkan satu orang untuk jadi ketua. Nah si ketua ini langsung mendaftarkan dan mengelola kelompok Arisan Mapan di sini. Bisa juga download aplikasi Rumpi di siniΒ  atau di Google Play Store. Atau, melalui tim penyuluh Arisan Mapan di lapangan.

Lalu, Ketua Arisan Mapan cukup mencari minimal 4 anggota dan maksimal 15 anggota per kelompok. Ketua dan Anggota Arisan Mapan bisa milih barang yang diinginkan, yang ada di katalog Arisan Mapan. Rundingan, dan diskusi deh mau berapa lama periode arisannya. Mau mingguan atau bulanan. Jadi bisa diketahui berapa besar uang arisan yang harus dibayar.

Setelah selesai daftar-daftaran, Ketua Arisan Mapan bakal menerima notifikasi setelah pendaftaran berhasil dilakukan. Setiap barang yang dibeli dari Arisan Mapan akan dikirim ke alamat Ketua Arisan yang terdaftar oleh Tim Antar Mapan.

Ketua Arisan akan membayar setoran kelompok arisannya langsung ketika barang diantar. Khusus barang dengan ukuran besar, barang akan dikirim langsung ke alamat anggota di area Jawa Bali.

blog image

Gimana, gampang kan mekanisme Arisan Mapan ini? Menurut gue sih, sepintas, ini gak beda jauh sama arisan panci atau kompor ala ibu-ibu zaman dulu. Bedanya, di Arisan Mapan, tata kelola dilakukan lebih profesional dan terorganisir. Terus, bandar atau ketua, gak perlu repot-repot belanja barang sendiri ke pasar. Dan karena barangnya diorganisir oleh RUMA, harganya jadi lebih murah. Kan dibelinya dengan harga grosir.

Satu hal lagi. Arisan Mapan ini lebih bisa dipercaya karena ada jasa layanan Tim Antar Mapan atau COD. Ketua Arisan Mapan bayar saat barangnya dikirim oleh Tim Antar Mapan ke Ketua Arisan Mapan. Sebelumnya, Ketua lah yang ngumpulin uang dari anggota. Jadi sama-sama enak ya.

Sementara untuk arisan barang konvensional, banyak kasus penipuan terjadi yang dilakukan sang bandar. Bilangnya udah beli barang, ternyata barang gak sampe-sampe. KZL ya sis.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s