NgASI Pun Butuh Persiapan

Untuk urusan anak, gue berusaha untuk selalu memberi yang terbaik. Intinya mah sepanjang gue bisa, gue usaha lah untuk melakukannya. Padahal ini bukan sifat asli gue lho. Aslinya gue ini kan tipe yang santai kayak di pantai. Tapi khusus untuk anak, gue berubah jadi tiger mom KW deh

Salah satunya adalah untuk urusan per-ASI-an.

Berbagai persiapan pun gue lakukan karena gue berusaha serius, gak setengah-setengah. Dari masih hamil dulu, gue udah rajin cari-cari info tentang ASI. Mulai dari nanya ke adik gue yang baru melahirkan, gabung milis-milis ASI, bacaย  situs-situs dalam dan luar negeri sampe blog-blog para ibu yang sukses ng-ASI. Niat gue cukup kenceng untuk bisa nyusuin anak gue sampe minimal 2 tahun lah.

Apalagi gue kan kerja ya. Gue liat banyak temen yang sukses nyusuin selama cuti hamil, tapi gagal pas mulai masuk kerja. Jadi gue berusaha memperbanyak ilmu ASI supaya semangat gue menyusui dan memerah ASI nanti gak kempes di tengah jalan.

Karena itu juga, gue sampe ikut kursus pijat dan perah ASI di Pusat Laktasi RS Carolus. Soale, gue pengen bener-bener tahu dan belajar secara langsung dari pakarnya. Kalo baca-baca doang kan kadang suka gak nyambung (bumil suka lemot cyin, harap maklum). Lagi pula, mumpung sempet, kenapa nggak?

Nah, PR baru dateng pas gue nyari beha menyusui. Sebagai pemilik aset dengan size yang kurang normal untuk ukuran lokal, gue susah banget dapetin nursing bra yang pas. Merek-merek lokal gak ada yang muat bok!

nursing bra cartoon

Untunglah gue inget toko Mothercare yang barang-barangnya impor dari Inggris. Awalnya sih kurang yakin, apakah mereka jual nursing bra atau gak. Soale Mothercare di benak gue lebih ngetop dengan produk-produk untuk bayi dan anak-anak.

Eh ternyata pas gue cek website-nya, aku terpana. Lengkap kap kap kap euy produk-produk untuk para ibu hamil dan menyusui. Gue pun langsung cari nursing bra dan dapet deh yang muat.

Akhirnya, Mothercare jadi ultimate shop for me to buy nursing bras. And to be honest, selama dua tahun menyusui dulu, semua nursing bra gue ya asalnya dari sini. Nursing bras Mothercare bener-bener setia menemani gue.

*Dan ini bener-bener melelahkan deh prosesnya, secara dulu gue merah ASI di berbagai tempat, mulai dari gedung pemerintahan sampe hotel-hotel dan mal di Jabodetabek. Pernah gue tulis di sini nih*

Selain emang size-nya cucok, nursing bras Mothercare bahannya juga enak banget. Plus, cutting-nya oke, gampil dibuka-pasang kalo pas mau menyusui dan lumayan nahan โ€œbebanโ€ yang berat banget ini๐Ÿ˜€ Makanya tiap ada temen atau sodara, terutama dengan aset yang mirip kayak gue, minta rekomendasi nursing bra, pasti gue menyarankan untuk beli di sindang. Satisfied customer soale.

Selain nursing bra, Mothercare juga menyediakan banyak sekali perintilan yang cocok untuk para ibu menyusui, terutama para ibu bekerja. Apalagi sekarang nih. Mereka banyak melakukan riset dan penelitian yang hasilnya oke banget untuk menunjang urusan per-ASI-an.

Salah satunya diwujudkan pada botol Innosense yang diproduksi dan dijual oleh Mothercare. Botol ini dibuat menyerupai puting ibu secara natural. Sehingga, para bayi yang minum ASI perah selama ibunya kerja, gak akan mengalami gejala bingung puting. As we all know, gejala bingung puting ini kalo terus menerus terjadi, bisa membuat bayi mogok menyusu langsung dari ibunya.

Menurut info yang gue dapet, Innosense diciptakan dalam waktu tiga tahun, wow! Jadi nggak main-main ya. Rangkaian produknya mempunyai 21 desain yang sudah terdaftar dan 5 buah desain yang sedang dalam proses paten.

Selain botol, produk-produk Innosense lain adalah electric steam sterilizer yang berbentuk kotak, dan menampilkan desain bertumpuk yang cerdas, menghemat ruang di dapur dengan pegangan yang mudah dipegang, melindungi dari uap panas sterilizer. ย Bagian tutup-nya dapat dibuka dan digunakan sebagai wadah sementara yang steril untuk meletakkan botol yang sedang disiapkan atau sarana atau wadah untuk menggabungkan tiap kompartemen.

Trus masih ada Breast pump Innosense memiliki tiga fungsi posisi yang unik, sehingga botolnya bisa dipegang dalam 3 macam posisi yang berbeda. Ibu dapat mengubah posisi memegang botol sesuai dengan kenyamanannya dan dengan fungsi roller ball memberikan kemudahan dalam mengendalikan kecepatan pompa.

Selama bulan Agustus ini, Mothercare juga mendukung kampanye โ€œBreastfeeding & Work Letโ€™s Make it Workโ€ yang diprakarsai oleh Wahana Visi Indonesia sebulan penuh. Acara sosialisasi pemberian ASI exclusive untuk Ibu Pekerja ini diawali dengan sosialisasi di seluruh toko Mothercare, office to office dan ย mengadakan event di Gandaria City tgl 3 โ€“ 9 Agustus 2015 kemarin. Seru kan?

Anyway, buat para breastfeeding mommies out there, tetap cemungudh ya. IMHO, ng-ASI adalah salah satu dari sekian momen paling membahagiakan yang gue rasakan saat Nadira masih bayi dulu. Karena, seperti yang dibilang suami gue, semua tugas ibu bisa dilakukan juga oleh ayah. Mulai dari mandiin, menidurkan, gantiin popok, nyuapin makan sampe ajak main.

Tapi untuk menyusui langsung? Hell no. It’s a mother’s privilege that nobody can replace. So enjoy your intimate moment with your loved one while breastfeeding. Itu adalah salah satu anugerah terindah yang bisa kita berikan ke anak, ya nggak?๐Ÿ™‚

*lupa sejenak sama pengalaman nipple cracks, nipple digigit pas anak nyusu, dan bangun malem2 karena anak mewek๐Ÿ˜€ *

4 thoughts on “NgASI Pun Butuh Persiapan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s