Mengenang Masa Lalu

Hampir enam tahun lalu, gue resmi jadi ibu. Sebelum melahirkan, gue banyak baca berbagai sumber seputar bayi, ASI, proses melahirkan, dll dsb. Bahkan BB gue pun penuh dengan catatan-catatan seputar itu. Jadi saat tiba waktunya untuk brojol, gue pun merasa “Okay, this is it”.

Lalu, apakah gue langsung jago ngurus anak? Nggak juga sih. Kebanyakan teori, malah pusing sendiri. Pas praktik, gue tetep harus dibantu sama suster di RS. Setelah pulang dari RS, bantuan datang dari nyokap. Alhamdulillah ya, sesuatu hehehe…😀

Tapi untunglah, ke-clueless-an gue gak berlangsung terlalu lama. Apalagi, sambil dibantu nyokap, gue juga sambil praktik. Jadi bisa sambil jalan gitu. Lumayan, teori-teori yang dulu dibaca dapat dipraktikkan sambil diawasi mentor alias nyokap.

PhotoGrid_1404718229886*kangen ih sama anak bayi yang kalo dimandiin gak bisa diem ini :’) *

Nah, pengalaman tadi seakan-akan nongol lagi saat gue datang ke acara MommiesDaily dan Pampers yang berjudul From Womb to the World beberapa minggu lalu. Berasa deja vu banget deh menyimak obrolan para pakar yang mengisi acara itu. Rasanya kayak ditarik ke momen saat baru melahirkan Nadira dulu. Meski udah lumayan lama, masih banyak info yang relevan dengan pengalaman yang gue rasakan dulu.

Satu hal yang bikin gue pengen teriak “Tuh kan!!!” adalah pas pemaparan tentang pospak atau popok sekali pakai. Jadi ya, waktu Nadira lahir dulu, gue cuma beli popok kain sedikit. Soalnya gue lebih prefer pakein Nadira pospak. Alasannya, supaya dia lebih nyaman, dan gue pun bias istirohat. Prinsip gue sih, kalo ada yang lebih memudahkan dan membuat nyaman, kenapa harus pake yang lebih repot?

Ealaahh… Komen-komen negatif pun datang dari berbagai pihak. Ada tante yang bilang kalo newborn pake pospak, nanti kakinya bengkok, lah. Ada sodara yang bilang, newborn pake pospak nanti kulitnya iritasi, lah. Gue sih berusaha cuek karena dari berbagai sumber terpercaya yang gue baca, faktanya gak gitu. Tapi berhubung yang ngomong orang-orang tua, yang berusaha menggurui itu, jadi rada genggeus kan. Alhasil, tiap ada sodara yang jenguk, gue udah menguatkan mental supaya gak kesel kalo-kalo dia komen tentang pospaknya Nadira, hahahaha…

Di acara Pampers kemarin, dijelasin tuh berbagai hal tentang kulit bayi dan juga pospak. Untuk soal kulit bayi, dr Rini, SpKK jadi narasumbernya. Wah, ibu-ibu yang masih punya newborn atau lagi hamil pun langsung nggak menyia-nyiakan kesempatan ini. Langsung pada berebut nanya, terutama untuk urusan ruam popok. Ternyata memang karena berdasarkan riset dari Pampers, sebanyak 85,55 % ibu di Indonesia khawatir bayinya kena ruam popok.

Kalo gue sih, dulu sebelum memakaikan pospak ke Nadira, selalu mengolesi bagian lipatan paha dengan krim bayi khusus. Jadi Alhamdulillah, sejak lahir hingga lepas pospak di usia 2 tahun, kayaknya cuma 1-2 kali aja dia kena ruam. Dan juga, membersihkannya harus benar-benar teliti supaya kulit bersih. Sebab, kulit kotor itu bahaya dan dapat membuat kulit bayi yang halus jadi iritasi.

Selain urusan ruam popok, dr. Rini juga kasih beberapa tips merawat kulit bayi, terutama untuk newborn. Di antaranya sbb nih:

  • Bayi dan anak jangan terlalu sering dimandikan, cukup dua kali sehari. Bahkan untuk newborn dengan berat badan dibawah 3,5kg, cukup dilap dengan air hangat. Durasinya pun jangan lebih dari 10 menit.
  • Jangan memakai pakaian yang terlalu tebal, ketat atau kotor, atau yang bersifat iritan (wol atau sintetik). Pilih bahan katun yang adem, halus dan menyerap keringat.
  • Pada bayi, penting diperhatikan kebersihan daerah popok.
  • Hindari makanan yang dapat menyebabkan kekambuhan dan lakukan diet sesuai petunjuk dokter.
  • Sesuaikan suhu air mandi dengan usia anak. Jangan terlalu panas atau dingin. Gunakan siku atau jari untuk mengukur suhu air.
  • Gunakan sabun bayi yang lunak. Apabila ada riwayat dermatitis atopi gunakan sabun dengan pH netral dan yang mengandung pelembab. Oh ya, jangan pakai pembersih antibacterial ya karena dapat memicu iritasi.

Untuk pilihan pospak, Mbak Nita dari Pampers sempat nih menjelaskan keunggulan inovasi baru #5starskinprotection dari Pampers. Kata Mbak Nita, pihak Pampers telah melakukan penelitian khusus untuk kulit newborn yang berkulit paling sensitif. Hasilnya sbb:

  • Pampers #5starskinprotection memiliki lapisan pelindung agar kulit bayi nggak kena pospak langsung dan lebih lembut. Lidah buaya juga berfungsi mencegah ruam popok.
  • Pampers #5starskinprotection bisa bekerja selama 12 jam sehingga bayi bisa tidur lelap tanpa terbangun akibat popok basah.
  • Pampers #5starskinprotection memiliki kelembutan seperti kapas, tidak kasar sehingga gesekan lebih sedikit. Permukaannya juga berrongga yang berguna untuk sirkulasi udara. Sehingga kulit tidak panas dan bayi pun nyaman.
  • Pampers #5starskinprotection memiliki desain popok yang pas dan nyaman. Perut bayi bias bergerak karena memang didesain sesuai perut bayi dan fleksibel dengan tubuh bayi.

Anyway, Pampers juga menggelar blog competition berhadiah iPad4 lho. Lumayan banget kan? Yang mau ikutan, silakan klik disini ya: http://5starsprotection.mommiesdaily.com/.

Untuk menutup postingan ini, yuk kita liat videonya Pampers. Bikin terharu dan inget momen baru punya anak dulu deh :’)

2 thoughts on “Mengenang Masa Lalu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s