Candy Crush Wisdom

Udah seminggu belakangan ini gue kecanduan abis sama games Candy Crush. FYI, gue itu jarang-jarang banget kecanduan sama games. Dulu pernah kecanduan SongPop tapi sekarang udah nyaris gak pernah main lagi. Abis bosen sih karena tantangannya kurang *sok jago tebak lagu*

Kayak SongPop, Candy Crush juga bisa dimainkan di android/apple dan facebook. Gara-gara si candy-candy ini pula, WhatsApp Group PU jadi sepiii bak kuburan. Padahal dulu tiap hari ramenya macam pasar. Biasa namanya juga emak-emak. Sekarang mah jarang rame. Kalopun nongol banyakan yang minta nyawa lah, minta unlock episode lah, minta tips & tricks ke level berikutnya lah, hihihi😀

Anyway, gara-gara lagi nyandu, gue sempet-sempetnya kepikiran beberapa wisdom kehidupan *tsah* yang bisa diambil dari games ini (dan berbagai games lainnya). Di antaranya adalah:

1. Life is full of challenges. Once you go through a challenge, there will be more ahead.

Candy Crush dikenal sebagai games yang nggak kelar-kelar. Gue sekarang baru level 106. Di FB, ada temen gue yang hampir level 300 lah, ada lagi yang lebih dari itu. Buset dah.

Kehidupan juga gitu kan? Waktu kecil dulu, challenge utama palingan seputar urusan sekolah, pergaulan dan ortu. Begitu kerja, challenge nambah dengan urusan kantor plus kerjaan. Begitu jadi ortu, challenge nambah mulu.  Untuk anak, levelnya mungkin kayak gini ya:

  • Hamil: sakit punggung, konstipasi, mual, bed rest, etc.
  • Melahirkan: normal/C-section, epidural/gak, IMD/gak, etc.
  • Anak bayi: ASI/formula, RUM/gak, etc.
  • Toddler: sapih ASI, sapih dot, toilet training, pisah kamar tidur, tantrum, etc.
  • Anak remaja: pergaulan, narkoba, tawuran, melawan ortu, nilai di sekolah, etc
  • Anak lulus kuliah: dapet kerja, dapet jodoh, etc
  • Anak udah menikah: punya cucu, in laws issues, etc.

Tuh, neverending kan? Hahaha.. Duh ntar gue dikatain lebay lagi nih sama komentator postingan sebelumnya, gara-gara menganalogikan Candy Crush sebagai kehidupan nyata😀

2. There are stages so difficult to finish that you are relieved to be able to pass and not sure you wanna do again later.

Di Candy Crush, gue benciikk banget sama level yang ada coklat-coklatnya dan bom. Makanya, begitu lulus, meski cuma dapet bintang 1, gue udah Alhamdulillah deh. Dan, gue ini kan suka iseng ngulang level, terutama yang dapet 1 bintang. Ealah, banyak yang nggak lulus lho!😀

Begitu juga dalam kehidupan. Ada beberapa momen di masa lalu yang gue gak bakal mau untuk revisit. Contoh: patah hati, ujian Fisika SMA, UMPTN, jadi stand guide, etc. Kalo gue ulang lagi momen-momen itu, belum tentu gue bisa lulus cobaannya. Berat men, cukup sekali aje deh😀

Tapi, kayak Mbah Rifi bilang, “This too shall pass”, ya emang bener sih. Semuanya berlalu. Dan meski berat serta nggak mau diulang, momen-momen dan level-level itu bikin skill nambah di level-level berikutnya lho. Ya nggak sih?

3. Save your money and assets for a rainy day.

Di Candy Crush ada booster yang bisa di-consider sebagai aset. Waktu awal-awal main, gue kan bego banget ye. Itu semua booster gue pake, padahal masih di level gampang. Sekarang begitu ketemu bom dan coklat, udah abis semua deh. Hiks.

Di kehidupan nyata, I’m so relating to this. Kayak yang pernah gue cerita di sini, dari zaman kuliah kan gue udah kerja sambilan tuh. Lumayan lah hasilnya. Tapi ya gitu, nggak ada yang berbentuk samsek karena diawur-awurin buat jajan. Zzzz…

Alhasil begitu mulai belajar financial planning, gue gigit jari karena nggak punya aset dan tabungan samsek. Hiks😦

4. Get success or die trying.

Di Candy Crush, kita dikasih life berkali-kali, meski harus sabar nunggu dalam jeda beberapa menit. Dengan life itu, kita bisa terus mencoba menaklukkan level supaya bisa melaju ke level berikutnya.

Dalam kehidupan ini biasa kan? Jarang banget ada kesuksesan yang bisa didapatkan secara instan. Gue pernah liputan semacam seminar wirausaha, pembicaranya bilang gini: “Di dalam 10 success stories, terdapat ribuan unsuccess stories. Dan, orang-orang yang sukses itu biasanya sudah pernah gagal berkali-kali. Jarang yang hanya mencoba sekali langsung sukses. Karena gagal lalu bangkit lagi dan lagi, mereka bisa sukses seperti sekarang. Di luar sana, banyak sekali kisah-kisah tidak sukses yang dialami jutaan orang.”

Tuh, bener banget ya? Makanya, berhubung gue bukan risk taker, gue cuma berani ngejajal sukses di games aja. Nggak bakat jadi wirausaha euy😛

5. Be a social person, or you won’t be able to win.

Supaya bisa main terus, kita butuh nyawa. Supaya bisa maju ke episode berikutnya, kita butuh tiket. Bisa beli sih, tapi kudu keluar duit. Ada cara gratis? Ada banget, yakni minta ke temen-temen sesama player. Jadi kalo lo mainnya sendirian, ya susah ya neik.

Dalam hidup juga gitu bukan? Jarang banget orang yang penyendiri bisa sukses dalam berbisnis. Networking harus diperluas, supaya business opportunity bisa dapat terus. Lagian, kita sebagai konsumer, misalnya, akan lebih senang dengan pebisnis yang ramah dan social person. Kalo judes, bikin males nggak sih?

Okeh sekian kelebayan saya sore ini. Doakan bisa segera lulus segala level sulit di Candy Crush, maupun dalam kehidupan. Amin *salim*

wisdom

24 thoughts on “Candy Crush Wisdom

  1. Salam kenal mba ira,

    Ih sama lagi kecanduan candy crush, dan paling ga suka sama yang ada coklat dan bom.

    Kalo untuk booster, pernah ko di level awal, dan perasaan sih belom
    pernah dipake, tapi ilang sendiri,
    Apa gue lupa pernah make ya haha..

  2. Dalem amat filosofis nyaaa hahaa…tetep berusaha ga install, takut kecanduan :p
    Songpop juga ga main lagi, tapi bukan karena ga ada tantangan lagi, melainkan karena sebel jarang menang. Huahahaa ketauan gampng putus asa. Sigh

  3. Daleeem…
    gak nyangka deh jeung ira segininya gara2 candy crush! Jadi aku dongbyang paling bego se gank PU.. 29 aja getoooo

  4. Halo mba ira, biasanya cuma jadi silent reader nih. Tapi kali ini post nya aku banget. Akuuu udah level 391 hehe. Padahal belum ada dua bulan mainnya. Niat banget ya😀 Padahal sih kalo stuck kadang bosen juga abis levelnya gak ganti-ganti hehehe

  5. Level saya di android telah 440 dan di facebook telah 456. Namun di android tidak bisa melewati episode selanjutnya. Sementara facebook saya telah lewat episode tersebut.

    TO BE CONTINUED
    Soon there will be new places to explore.
    Until then you can replay previous levels to gain higher scores and more start !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s