Warna-Warni Feng Shui (part 2)

Okeh gara-gara ada rikues dari Cimon soal feng shui, gue jadi lanjutin tulisan terdahulu ini ye. Emang sih, postingan pertama itu agak kurang lengkap karena pas nulis, sontekan gue ketinggalan di rumah. Jadi nulis itu pun seadanya yang nempel di otak (dan herannya tetep panjang aja gitu. Payoyeh banget gue gak bisa ikut metode KISS alias Keep It Simple Stupid *sigh*).

Anyway, setelah ngebahas angka Kua di postingan terdahulu, di sini gue berusaha menjabarkan soal Unsur Warna. Dalam feng shui, dikenal ada lima unsur warna yakni Api, Tanah, Logam, Air dan Kayu. Masing-masing juga memiliki warna yang representing unsur yang diwakilinya, yaitu:

  • Api: Merah, Kuning, Jingga, Ungu
  • Tanah: Kuning, Coklat
  • Logam: Putih, Abu-abu
  • Air: Biru, Ungu, Hitam
  • Kayu: hijau atau kehijauan.

Perlu diingat prinsip dasar feng shui, yaitu Air menghidupi Kayu, Kayu menghidupi Api, Api menghasilkan Tanah (abu), dalam Tanah terdapat Logam. Dan ketidak-harmonisan akan terjadi antara Air dengan Api, dan Logam dengan Kayu. Ini penting untuk membahas pembagian warna ruangan menurut feng shui seperti ini:

  • Dapur: pusatnya api. Untuk menyeimbangkan, pilihlah warna-warna tanah seperti kecokelatan, beige, krem, juga hijau dan kuning. Kenapa? Soalnya kalo pilih warna yang bright seperti merah, energinya akan berlebihan.

Big NO kitchen according to feng shui. Padahal ini idaman akika😦 *picture’s taken from here *

  • Ruang keluarga: bisa dipilih warna-warna hangat seperti dari unsur tanah yang down to earth.

Lucu ya simpel gini. Tapi koq gue deg-degan itu sofa warna krem bakal dicoret-coret bocah😛 *picture’s taken from here *

  • Ruang makan: aplikasikan warna merah, kuning dan coklat untuk meningkatkan selera makan.

Suka banget sama dining room ini. Tapi, once again, itu bangkunya koq putih yak? Bisa jadi abu-abu tuh di rumah gue😦 *picture’s taken from here *

  • Ruang tamu: Bunda Fira dan Om Lury menyarankan, untuk ruang ini, gunakanlah warna-warna logam seperti putih atau abu-abu. Kenapa? Unsur logam dikenal melambangkan sifat kuat, kaku dan tegas. Pemilihan warna putih atau abu-abu penting untuk menghalau adanya tamu yang kurang ajar. Sehingga kita sebagai tuan rumah tidak ‘dijajah’ oleh tamu di rumah kita sendiri.

Love the details on the wall. Tapi entah kenapa sampe sekarang masih males ngumpulin frame-nya😛 *picture’s taken from here *

  • Ruang kerja dan perpustakaan: termasuk private area, jadi warna disesuaikan dengan unsur orang yang sering berada di situ.
  • Ruang tidur: sesuaikan dengan angka Kua pemilik kamar tidurnya. Jika satu kamar ada dua orang (ruang tidur suami istri atau anak-anak sharing kamar), cari warna yang sekiranya kompromis untuk keduanya.

Berikut ini gue tuliskan unsur-unsur (plus angka Kua-nya) dan warna-warna yang cocok dan tidak cocok untuk mereka:

  • Api (kua 9) -> +Yes: Hijau  -No: Biru dan Kuning
  • Tanah (Kua 2, 5, 8 ) -> +Yes: Merah (dan turunannya)  -No: Hijau, abu-abu, putih
  • Logam (kua 6, 7) -> +Yes: Kuning  -No: Merah, Biru
  • Air (Kua 1) -> +Yes: Putih, abu-abu -No: Kuning, hijau
  • Kayu (Kua 3, 4) -> +Yes: Biru -No: Abu-abu, merah

Pemilihan warna sesuai yes-no di atas bisa diterapkan untuk busana sehari-hari lho. Tujuannya tak lain adalah untuk membuka aura sendiri. Sedih deh gue, sebagai unsur kayu dengan angka kua 3, gue ternyata kurang cucok pake warna merah. Padahal red is my favorite color😦

Saat konsultasi pribadi, Om Lury menyatakan warna yang cocok buat gue adalah hitam, hijau, kuning, dan coklat. Sementara hubby adalah hijau, coklat dan kuning. Trus warna yang cocok untuk Nadira adalah biru, hitam, merah, orange, pink dan ungu.

Maka dari itu, Bunda Fira dan Om Lury menyarankan warna beige atau kecoklatan sebagai warna kompromi antara kami berdua. Jadi mereka berdua menyarankan agar rumah kami yang sekarang bercat putih, dicat warna beige, kuning muda, khaki atau coklat muda supaya balanced. Those colors compliment us, and also Nadira, katanya.

Kalo nggak seimbang, baik angka Kua maupun warna, ada tiga hal yang akan mendapatkan dampaknya, yaitu ekonomi, kesehatan dan hubungan antara suami dan istri serta anggota keluarga.

Kira-kira bisa nggak ya gue pilih paduan warna kayak gini? Beige walls plus red sebagai aksen dan sedikit hijau😀

*picture’s taken from here *

Atau yang ini juga lucu yaa (tetep kudu ada merah/coral padahal menurut feng shui kagak cocok :P)

*picture’s taken from here *

Udah segitu dulu ye Cimon. Kalo ada yang lebih detil lagi, silakan BBM akika. Tapi itu pun kalo gue bisa jawab, secara ilmu gue cetek bener. Nulis beginian aja puyeng😛

18 thoughts on “Warna-Warni Feng Shui (part 2)

  1. Kalo cuma ada satu ruang tamu sekaligus ruang makan sekaligus juga ruang keluarga, pilih warnanya ngikutin yang mana ya, Ra?
    Maklum rumah kecil satu ruangan merangkap2 segala hal.

    • Mending warna yang bisa balancing unsurlo dan hubby, Rik. Soalnya kan kalo apartemen macemlo ruangannya terbatas, jadi kudu mengedepankan faktor kenyamanan yak? *analisa sotoy, sungguh deh*

  2. iraaa kalo ruangan kecil gitu mending warna yang cerah kali yak,,,rumah gue catnya abu2 muda semua hahaha,,di pakein wall paper aja yak,,tapi mehel,,, eh derita gue yak huahahahaha.. *komen ga penting*

    • Hahaha.. Pake wall paper dikit aja Nul, di satu dinding gitu misalnya. Sebagai aksen aja gitu supaya kece. Gue juga pengen nih, tapi masih males ke tukangnya, takut shock kalo kemahalan😛

    • HOAHAHAHA!!!

      Bener tuh, warna ruang makan buat kita-kita yang gagal diet mulu sangatlah penting. Instead of pilih warna terang yang menggugah nafsu makan, kalo bisa kita pilih warna burek yang bikin gak nepsong😀

    • Hihihi.. Aduuh berasa ahli feng shui😛

      Cari yang netralnya aja Mbak, misalnya coklat/beige. Nanti di kamar anak dikasih ornamen yang sesuai dengan angka Kuanya. Kalo di kamar Mbak dan suami, cari warna yang paling netral supaya gak saling mendominasi atau gak ada yang “kalah”.

      • thanks for sharingnya ya. sangat berguna sekali..pas sekali lagi mau cat rumah.. dan setelah dilihat… taraa…semua unsur disatu rumah beda 1.2.3.6.8.9 dan rumah hadap timur laut. nangis guling2 saking bingung baca KUA ada solusi kaahhh,. salam kenal ya dr anna

  3. mba, yg paling parah saya nih.. suami kua 6 logam, saya 4 alias kayu..jd saling kontradiksi.. bingung deh cari warna utk kamar.. enaknya apa ya? thanks.. pgnnya sih pink, tp kok kami berdua tdk boleh merah & keturunannya, pdhl kl kamar tidur suami istri kan bagusnya pink hiks..hiks..

    • Waduh Mbak, terus terang aku udah lupa-lupa inget ilmu feng shui. Wong baru ikut seminarnya 1x, hehehe.. Btw kalo kamar tidur pink, suaminya gak komplain? Soalnya suamiku mah ogah kalo kamar tidur kami pink. Terlalu feminin katanya🙂

  4. hehe.. misuaku warna apa aja no problem, yg penting nyaman bersih n adem.. krn bingung ya udah ku tempel wallpaper coklat motif bunga warna gold n pink.. katanya malah kl kamar tidur ga boleh coklat ya? tp kok ada jg fengshui yg bilang kl pgn pasangan setia, kamar di cat coklat? bingung eike… rumit ya fengshui itu… :p

  5. Pingback: Rumah Mungil Idolaku « The Sun is Getting High, We're Moving on

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s