Warna-Warni Feng Shui

Wiken dua minggu lalu, gue ikutan seminar Colorful Life with Feng Shui yang digelar www.warnaimpian.com. To be honest, gue bukanlah orang yang paham feng shui. Tapi begitu akun twitternya Warna Impian, warnapedia, woro-woro di situsnya tentang seminar itu, gue jadi kepengen ngikut. Eh ditawarin pula. Demen deh gue. Maklum, sindrom baru punya rumah sendiri. Bawaannya pengen tau aja yang terbaik buat rumah gitu🙂

Selama ini, di benak gue yang namanya feng shui lebih banyak berurusan dengan rumah, kantor atau lokasi usaha. Pokoknya bangunan lah ya. Tapi ternyata dalam seminar itu, dua pakar feng shui, Bunda Fira dan Oom Lury, menjelaskan lebih detil tentang Feng Shui ini. And you know what? Feng Shui ternyata berhubungan erat dengan segala aspek dalam diri kita.

Menurut kedua pakar ini, Feng Shui sangat penting untuk mendesain rumah. Dan jangan anggap feng shui ini semacam klenik lho. Pasalnya, menurut Bunda Fira, untuk mengetahui Feng Shui yang pas dengan seseorang, kita harus menghitung dulu angka Kua-nya berdasarkan tanggal lahir. Angka Kua ini seumur hidup tidak akan berubah dan bisa jadi referensi untuk penghitungan berbagai jenis feng shui ke depannya.

Nah, yang jadi pertanyaan, angka Kua itu apa ya? Angka Kua, menurut Bunda Fira, adalah angka unik yang dihitung berdasarkan satu rumus. Angka Kua ini selain berguna untuk Feng Shui juga berguna untuk menentukan kecocokan warna, baik dari warna rumah, mobil, bahkan baju dan makeup kita sehari-hari.

Untuk tahu gambaran angka Kua, ini gue sertakan gambar dari Bunda Fira dan Oom Lury ya:
 
 
*gambar diambil dari Twitternya Sally. Nyolong ya Mak :P*
 

Oh ya, perlu diperhatikan, buat yang ultah bulan Januari-Februari, angka Kua dilihat sesuai Imlek. Kayak gue nih. Gue kan lahir akhir Januari 1979 (silakan lho yang mau kasih saya krim anti kerut). Setelah diliat, ternyata gue ultah sesudah Imlek, jadi shio gue Kambing dan angka Kua gue 3. Sementara Nadira karena lahir 20 Januari 2009, yang ternyata sebelum Imlek, jadi Shio-nya Tikus dan angka Kua-nya ambil yang ke tahun sebelumnya, yaitu angka 5.  

Setelah ketemu angka Kua, untuk penerapan kecocokan Feng Shui rumah, barulah kita beranjak ke aspek berikutnya, yaitu lay out. Tapiii… Ternyata menurut duet ahli Feng Shui tadi, lay out rumah tidak melulu menjamin ‘keademan’ rumah. Bisa aja rumahnya full ventilasi, ada kolam, dll, tapi tetap terasa panas. Atau rumah menghadap Barat yang konon katanya puanas, tapi ternyata adem.

Nah, kata Oom Lurry, arah rumah dan warna rumah juga menjadi faktor yang esensial. Semuanya harus disesuaikan dengan angka Kua pemilik rumah dan anggota rumah itu. Kalo nggak balanced, atau lebih dominan salah satu member rumah, kasian member yang lain. Bisa jadi dia sakit-sakitan, atau kurang oke kondisi sehari-harinya.

Gimana menentukan arah rumah dan warna rumah sesuai angka Kua? Liat di tabel bawah ye, yang lagi-lagi gue colong fotonya dari twitternya Sally, hehehe.. Abis waktu talk show dimulai, batere BB gue abis dan gue nggak bawa kamera😦

 

Menurut Bunda Fira dan Oom Lury, unsur-unsur feng shui harus dibuat pas.
Sehingga pemilik rumah bisa berprestasi dan balanced hidupnya. Kalo kurang, hidup bisa nggak nyaman. Sementara kalo kelebihan, jadinya juga bahaya. Soalnya, feng itu artinya angin, dan shui artinya air. Kalo angin berlebihan jadi angin topan, sementara air jadi tsunami. Keduanya bisa menelan banyak korban.

Kalo udah terlanjur bangun rumah yang nggak sesuai dengan angka Kua gimana dong? Menurut Bunda Fira, solusi paling gampil adalah ganti warna rumah. Soale, warna itu mengandung vibrasi energi yang beda-beda terhadap setiap orang. Makanya ada kan terapi warna untuk penyembuhan atau mengoptimalkan kondisi fisik, emosi dan mental seseorang?

Untuk mementukan warna yang cocok, bisa diliat di tabel arah dan warna sesuai angka Kua di atas. Menurut Bunda Fira, kalo misalnya angka Kua si suami mengarah ke Selatan, sementara si istri ke Timur, sebaiknya lakukan kompromi. Bisa jadi rumah menghadap Selatan, tapi warnanya disesuaikan dengan warna kepribadian si Istri. Or the other way around. Jadi lebih balanced gitu.

Pas sesi tanya jawab, gue minta dibacain tentang rumah gue. Hasilnya shocking euy. Bunda Fira bilang, rumah gue yang menghadap Barat dan berwarna putih sangat-sangat didominasi hubby. Pasalnya, angka Kua hubby adalah 6 dan warna paling oke buat dia adalah putih dan arah paling oke adalah Barat. Sementara angka Kua gue 3, dan arah yang oke adalah Selatan dengan warna-warna cokelat. Karena arah dan warna rumah yang hubby banget, gue pun jadi makhluk tertindas di rumah. Ihik, ihik, ihik..

Pas sesi konsultasi pribadi, Oom Lurry memberikan rekomendasi supaya gue mengganti cat rumah jadi warna beige. Menurutnya, warna itulah yang paling aman untuk gue dan hubby. Warna kompromi gitu ceritanya. Berhubung arah rumah nggak bisa diganti toh?

Sementara Nadira, dilihat dari angka Kua-nya dia itu keras kepala banget dan warna yang paling oke buat dia adalah warna-warna merah dan turunannya. Oom Lurry dan Bunda Fira menyarankan, supaya Nadira bisa gampang diatur di rumah, gue memilihkan baju berwarna krem, beige, coklat. Tapi kalo keluar rumah/pergi, dia lebih baik didandani baju-baju warna merah supaya bisa jadi anak yang pede dan berani, karena warna-warna itu ngebuka auranya.

Selain itu, sama Oom Lurry, gue juga disarankan untuk merenovasi sedikit kamar mandi dalam kamar utama gue. Menurut dia, letak kamar mandi itu akan mendorong gue secara energi dari kamar. Direnovasi-nya sih nggak macem-macem. Cukup dicat ulang, trus ujung kamar mandinya dibentuk agak soft sedikit supaya nggak bikin sudut yang tajam.

Berhubung hubby setuju untuk ngecat ulang rumah dengan warna beige (yayy!!!), gue jadi kepikiran untuk liat gimana rumah gue dalam warna itu. Untung ada aplikasi ini buat iseng-iseng liat rumah kita dalam warna yang berbeda.

Trus yang lebih asiknya, ternyata ada kontesnya segala bookk..  Lumayan pan cuma upload foto-foto makeover rumah ke sini eh bisa menang berhadiah iPhone 4, Samsung Galaxy Tab, Blackberry Onyx 9700. Kontesnya ditutup tanggal 1 Agustus, so hurry up! Seriously, eventhough I’m not a gadget freak, but this contest really attracts me *banci kuis :P*

P.S: Barusan gue iseng-iseng makeover rumah virtually di situs ini, dan meski gak rapi-rapi banget, hasilnya oke juga. And look at these colors, which one do you think I should choose? Btw, are these really beige? hihihi.. *sindrom buta warna*

17 thoughts on “Warna-Warni Feng Shui

  1. Iyaaak, Mbak Dila aja pake merah, jangan emaknya berarti..
    Eh, pakde mau ganti cat warna ya? Yaudah buru, sebelum selametan rumah *yang entah kapan itu* :p

  2. Apa?? Kelahiran 79 udah harus pake krim anti kerut?? *langsung borong 3 kodi* — hihihihi

    Menurut gue feng shui juga tergantung interpretasi kita. Misalnya gue ga setuju dgn Nadira dipakein baju yg warnanya beige, dsb supaya lbh gampang diatur. Itu akan me-represi kepribadiannya ga? Di fase umur Nadira skrg kan dia akan lbh banyak belajar saat dia di rumah dibanding diluar rumah, jd kenapa ga didorong aja supaya dia lbh percaya diri sejak di rumah? Gw prefer anak gue kritis dan aktif dibanding “mudah diatur”. Then again, it’s personal choice😀

    Nah, ntar saat dia mulai menginjak masa abege, baru deh auranya di repressed sedikit. hihihihi

    • Hahaha.. Senangnya ada yg lebih tua. *cium tangan*

      Eh maksudnya gini Mak. Menurut Feng Shui, warna merah dan turunannya itu rupanya warna yang dilarang untuk gue. Sementara warna itu justru warna yang bagus untuk Nadira. Nah, supaya nggak bentrok, dan dia nggak mendominasi ogut, jadi dia lebih baik dipakein baju berwarna netral sehingga bisa lebih diatur. Begichuu…🙂

      Tapi ya kalo mau begitu, kudu ngerombak koleksi baju Nadira gede-gedean nih. Secara koleksi bajunya mostly pink, hihihi..

  3. komen dulu baru baca postingannya😛 kemarin ikutan talkshow gak konsen soalnya anakku minta dibikinin susu mana susah nyari penjual susu uht *lahhh malah curhat*

    vote yg mana ya? damaskus dusk lebih bagus deh🙂

  4. ra, di femina kmrn ada artikel soal fengshui ini, gw ngitung2 angka kua laki gw 3, gw 5. trus taunya itu kita bagusnya ngadap kemana & warna apa gimana caranya?

      • Kak boleh tanya gak cra bcanya.suamiku lahir 1987, saya lahir 1988,rumah kami menghadapbke selatan,warna yang cocok untuk rumah kami ap ya?terima kasih…

  5. Pingback: Warna-Warni Feng Shui (part 2) « The Sun is Getting High, We're Moving On

  6. Pingback: Update Rumah : FINISH !!! - and the story goes…

  7. Pingback: Rumah Mungil Idolaku « The Sun is Getting High, We're Moving on

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s