I Wanna Grow Old with You

Last Saturday, I was shocked to hear the news on the death of Adjie Massaid, one of the most good looking man ever (jeritan hati mantan fans). Gue baru buka BB jam 6 pagi. Ada BBM dari seorang teman, wartawan sebuah tabloid hiburan, yang mengabari bahwa AM meninggal dunia. Karena nggak percaya begitu saja sama doi (maklum diana kebanyakan tebar gosip cyin), gue langsung ngecek timeline twitter (the fastest source for updated news :)) dan detikcom. Ternyata bener. AM passed away a couple of hours before.

Sedih? Tentu saja. Meski nggak kenal-kenal banget (gue cuma pernah lumayan ikrib sama Angie a couple of years ago tapi belakangan ini kita lose contact), berita kematian selalu bikin gue sedih. Apalagi, ini sudden death gitu. Kayak kesamber geledek banget dengernya.

Yang lebih sedih adalah saat Angie udah mulai aktif lagi di akun twitter-nya Gosh, I can’t hold back my tears anymore reading her timeline. Sejujurnya, dulu gue sempat menganggap Angie sangat polished dan jago banget dalam hal menciptakan pencitraan di depan publik. But now, I can really see her as a person, especially a wife, a lover and a mother, with all of her weakness and sadness.

Itu mungkin rasanya kalo kita kehilangan belahan jiwa kita ya? Selama ini, untuk urusan asmara, gue bukanlah orang yang pandai mengungkapkan perasaan. Coba deh telisik blog ini dan blog-blog lama gue. Mana ada tuh gue beromansa ke pasangan? Yang ada nyelaa mulu *istri durhaka, harap jangan ditiru*

Padahal sih di dalam hati, sebenarnya gue tuh romantis lho. Gue menikah karena, layaknya perempuan pada umumnya, gue berharap bisa punya partner untuk menghabiskan sisa hidup kelak. Someone I could count on when we both are stressful and need a shoulder to cry on, someone to share our happy and sad moments in life together, someone to grow old with when the child (ren) are busy with their own activities. Intinya, seperti salah satu marriage vows di Barat sonoh lah:

I, take thee, to be my lawfully wedded husband, secure in the knowledge that you will be my constant friend, my faithful partner in life, and my one true love.

On this special and holy day, I reaffirm to you in the presence of God and these witnesses my sacred promise to stay by your side as your faithful wife in sickness and in health, in joy and in sorrow, as well as through the good times and the bad.

I further promise to love you without reservation, comfort you in times of distress, encourage you to achieve all of your goals, laugh with you and cry with you, grow with you in mind and spirit, always be open and honest with you, and cherish you for as long as we both shall live.

Atau ini nih, Buddhist wedding vow yang menurut gue, juga gak kalah ciamik:

In the future, happy occasions will come as surely as the morning.
Difficult times will come as surely as the night.
To say the words ‘love and compassion’ is easy.
But to accept that love and compassion are built upon patience
and perseverance is not easy.

Jadi, yah kebayang banget ya perasaannya Angie. Belum genap merit 2 tahun, udah ditinggal suami.  Siapa sih yang mau ditinggal partner-nya di tengah jalan? Wong Tante dan MIL gue aja yang jadi janda setelah menikah berpuluh-puluh tahun masih sering sedih sampe sekarang. Trus Om dan FIL gue meninggal juga didahului sakit keras. Nah, gimana Angie yang ditinggal dalam kondisi bugar dan sangat super mendadak?

Ah, jadi brebes mili deh. Sampe sekarang pun, gue masih nggak kuat baca twit-nya Angie. Tiap gak sengaja baca, pasti air mata langsung menggantung di pelupuk. Apalagi pas nemu gambar di bawah dan denger lagu Grow Old with You-nya Adam Sandler..

Udah ah, sekian dulu *srottt.. ambil tisu*

*picture’s taken from here *

I wanna make you smile whenever you’re sad
Carry you around when your arthritis is bad
Oh all I wanna do is grow old with you

I’ll get your medicine when your tummy aches
Build you a fire if the furnace breaks
Oh it could be so nice, growing old with you

I’ll miss you
Kiss you
Give you my coat when you are cold

Need you
Feed you
Even let ya hold the remote control

So let me do the dishes in our kitchen sink
Put you to bed when you’ve had too much to drink
I could be the man who grows old with you
I wanna grow old with you

15 thoughts on “I Wanna Grow Old with You

  1. gw jg ga kebayang mak rasanya gmn jd Angie T__T
    thn lalu kakak ipar gw meninggal aja gw sedih banget kl liat istri n anak2nya, apalagi kl istrinya curhat betapa dia kehilangan bgt..badan gw ampe lemes, merinding n ikut berebes mili T__T

    kita cmn bisa mendoakan smoga Allah menjaga mereka yg ditinggalkan dan memberikan kekuatan serta ketabahan..

    Amin

    • Amin amin amin Mak. Kalo kehilangan suami kan ibarat kapal kehilangan nakhoda ya. Mungkin bisa aja kita melanjutkan hidup, tapi pasti bakal sempet kehilangan arah untuk sementara waktu. Ya gak sih?

      • pastinya mak..walopun kita bisa move on tp tetep beda rasanya..
        krn yg biasanya dipikirin n diputuskan bareng, tiba2 jd cmn 1 kepala aja yg nanggung..
        belum ngatasin rasa kesepian dan kerinduan..
        aarrgghh, bener2 ga kebayang mak T__T

  2. Aduhhhh mau nangis baca twitnya angie T_T i cant imagine to be in her shoes. ga mau huhuhuh

    ya emang sih, gw juga mirip lo ra, sebenernya dasarnya sih menye2, romantis gimana gtu (pleh) tapi entah ya, gw ama suami gw tuuh emang kadang uda kaya temen banget karena semumur kali ya -___- adalah canda2, cela2 hahaha….tapi biarlah antara gw dan dia yang tahu tentang sayang2nya kita …uhuy😛

    • Yah lo mendingan Nis, masih bisa bikin blog yg nyerempet romantis, mejeng2 poto dan ngutip kalimat2 romantis. Lha eikeh? Boro-boro dah. Dulu pas poto prewed disuruh sok romantis aja yang ada gagal karena cekikikan mulu😛

  3. Waktu papaku meninggal, aq dan adik d bdg.. Sejak aq kul, mamaku cuma ber2 aja d rmh dgn papaku. Kebayang dong rasanya tiba2 harus sendirian..ga ada temen ngobrol, ga ada yg dimasakin, pagi2 ga bs nyiapin bj kerja dsb.

    Mamaku smp ga sanggup tidur dikamar..ga sanggup ngapa2in d rmh. Krn yg ada ingatan ttg papaku d setiap sudut rmh msh melekat.

    Akhirnya, 3bln stlh papaku meninggal rumah d renovasi total. Jd berubah semua, furniture d kamar mama semua dganti.. Sejak semua berubah br kesedihan mulai berkurang.. Aq juga merasakan itu.
    .
    Memang ga semua orang setuju dgn yg dilakukan mamaku. Tp cara yg dilakukan tiap orang untuk mengatasi kesedihan itu berbeda kan?

    *maaf jd curhat*

    • Itu ide yang bagus koq Del untuk mengatasi kesedihan. Daripada jadinya malah melakukan hal-hal yang negatif kan? Yang kurang kerjaan adalah orang2 yang gak setuju dan malah gosipin masalah itu. Mind your own business deh! *ikut emosi*

  4. Abahku meninggal serangan jantung juga, Mama dan Abah telah meliwati 35 tahun bersama, mama bilang, kamu tidak mengerti kamu anak, Abahmu separuh jiwa mama, bayangin separuh jiwa ini pergi. Mama dan aku sangat beruntung memiliki seorang suami dan ayah yang juara. Walaupun aku sudah dewasa saat ditinggal pergi oleh Abah selama-lamanya, sempat limbung dan nelangsa juga, apalagi Angie dan anak-anaknya ya….brebes…..T-T

  5. hiks..sedih😦 kebayang deh sedihnya, aku aja yang ga kenal Adjie Massaid dan Angelina Sondakh, yang cuma bisa ngeliat beritanya lewat infotaiment, juga ngerasain sediiih… banget 😦. Apalagi sepertinya AM itu orang yang baik, sayang keluarga, rajin solat tahajud, politisi yang bersih, + ganteng. Kayaknya suami idaman banget deh! Hm… tapi kembali lagi, kalo ALLAH sudah berkehendak, Kun Fa Ya Kun. Terjadi ya terjadilah. hiks…

    • Iya Mak. Meski gue pernah denger kabar nggak enak ttg Adjie, tapi gue tetep percaya he’s a great man. Gue masih inget, dulu dia pernah kasih surprise ke Reza pas ultah dengan bikin fireworks di rumah mereka. Simple tapi keren. He’s such a romantic and kind guy. God always takes the good guys first ya😥

  6. aduh mak.. dirimu bilang gak romantis, padahal ini posting romantis banget loh..

    it’s just so beautiful..

    gw juga berharap gw dan suami dipanjangkan usianya jadi kita bisa lihat Kana tumbuh dewasa dan bisa membentuk keluarga kecilnya sendiri.

    kejadian AM mirip sm sepupu gw. dia meninggal di usia kurang lebih sama karena kecelakaan helikopter yang di sahid itu. Istrinya sempet stress. Apalagi mereka lagi berusaha punya anak. Tapi takdir berkata lain. Akhirnya sekarang istrinya udah bangkit lagi, udah menikah lagi dan sudah punya anak. Tapi dia tetep deket sama keluarga sepupu gw. Smoga Anggie juga nantinya bisa bangkit lagi.🙂

    • Aih jadi malu dibilang romantis *tersapu-sapu*

      Iya, Insya Allah ah, mudah-mudahan kita semua dikasih umur panjang supaya bisa liat anak-anak tumbuh dewasa yaaa.. *jadi brebes mili lagi deh*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s