Martabak Manis

Jadi ceritanya, hari Minggu kemarin mati gayaa banget. Mau pergi ajak Nadira naik kereta-keretaan di mal, tapi males banget karena hujan sepanjang hari.Akhirnya nguprek-nguprek memopad di Blackberry, nemu resep Martabak Manis yang baru di-copy paste Sabtu kemarin. Maap lupa copy paste darimana, tapi hasil blogwalking koq. Hmm.. Katanya sih pake teflon juga bisa.

Alhamdulillah, MIL punya wajan teflon yang segede loyang martabak. Langsung deh iseng-iseng bikin, dan voila, jadi! Agak gosong sih di tengahnya, resiko yang harus ditanggung karena nggak pake loyang martabak khusus. Tapi untuk rasa, tetep enak koq. Bahkan, menurut gue, hasilnya lebih lembut dan gurih ketimbang martabak Abang-abang. Maklum, martabak Abang-abang kan gak pake santan dan telornya minimalis. Tapi emang, martabak yg gue bikin itu kurang crunchy dibanding martabak Abang-abang. Kalo menurut Mbak Nuke sih, ini karena resep yang gue contek pake ragi instan. Sementara Abang-abang martabak pake baking powder. Anyway, here’s the recipe yaπŸ™‚

Martabak Manis

Bahan :
250 gr tepung terigu biasa (gue pake Segitiga Biru)
150 gr gula pasir
1 sdt ragi instant (gue pake Fermipan)
375 ml santan hangat (gue pake Kara 200ml trus ditambah air matang sampe 375ml, panasin bentar di atas kompor)
2 butir telor
1/2 sdt soda kue
Gula secukupnya – kurleb 1 sdt per 1 loyang martabak manis.
Bahan Taburan sesuai selera : Mesyes coklat, kacang tanah, wijen, keju, susu kental manis (kemarin gue pake keju + susu kental manis)

Cara Membuat :
1. Campur tepung terigu, gula pasir dan ragi instant, aduk rata.
2. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata,
3. Diamkan adonan 30 menit
4. Siapkan penggorengan/teflon. Olesi panci dengan mentega atau minyak sayur tipis-tipis sampai merata.
5. Ambil adonan yang telah didiamkan, masukkan telur dan soda kue kedalam adonan, aduk rata dan halus.
6. Tuang separuh adonan ke dalam panci penggorengan, dengan sendok ratakan ke sekeliling pinggiran panci bahkan agak disiramkan sekitar 0,5 cm sampai 1 cm ke pinggiran panci (untuk mendapatkan efek crust seperti martabak manis yang dijual itu lho). Baru kemudian masukkan adonan sisanya.
7. Diamkan selama kurleb 10 sampai 15 menit, perhatikan sampai keluar gelembung-gelembung dan lubang lubang kecil merata dan banyak.
8. Tutup dengan tutup panci, apa saja asalkan tertutup. tunggu sekitar 5 menit, permukaan akan terlihat agak mengering.
9. Taburkan gula 1 sdt.
10. Tutup sekitar 1-2 menit.
11. Gula tidak harus hilang semua. Angkat martabak.
12. Potong jadi dua, lalu taburi isian sesuai selera.
13. Olesi butter/margarin pada kulit martabak. Potong-potong sesuai selera.
14. Kalo bikin martabaknya beberapa loyang, untuk adonan kedua, panci sudah terlalu panas akibat pembuatan yang pertama. Jadi matikan api selama 15 menit. Lalu hidupkan lagi dengan api kecil yang sama.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s