Review MPASI 7 Bulannya Nadira

Tepat pas Lebaran kemarin, tanggal 20 September, Nadira genap berusia 8 bulan. Berarti saatnya gue bikin review tentang makanan apa aja yang udah dikonsumsi Nadira, plus susah senangnya menyiapkan makanan pendamping ASI (MP-ASI) untuk Nadira.

Alhamdulillah, sampe sekarang, Nadira belum kena susu formula (sufor) dan makanan instan macemnya Promina, Milna, Heinz, dll gitu. Dia masih mimik ASI dan makan homemade baby food yang dimasak oleh Ibunya tercintaπŸ˜€

Frekuensi makan masih 3x sehari. Selama seminggu pertama, pola makannya masih kayak pola makan pas dia 6 bulan, yakni: Pagi puree buah/sayur, siang bubur + puree buah/sayur, sore puree buah/sayur. Trus di minggu kedua, gue rombak jadi: Pagi bubur + puree buah/sayur, siang puree buah/sayur, sore bubur + puree buah/sayur. Tujuannya, menyiapkan lambungnya Nadira untuk mendapatkan lebih banyak porsi karbohidrat ke depannya nanti. Apalagi gerakannya kan juga lebih banyak dan rempong abis ya. Jadi kalo kurang karbohidrat (yang merupakan sumber energi) ntar Nadira gak gede-gede dong.

Oh ya, semakin hari, bocah ini selain semakin rempong, juga semakin moody dalam hal makan. Kalo sama nanny-nya mah, mulutnya mangap mulu kalo disuapin. Lha, kalo gue libur dan nyuapin dia, langsung deh mulutnya mingkem serapat-rapatnya. Maunya neneeeenn mulu. Uugghh.. Sampe kadang-kadang kesel sendiri!

Sekarang sih, gue punya trik jitu untuk membuka mulutnya yang terkatup rapat. Tiap kali nyuapin Nadira, gue selalu siapin makanan lain kayak kerupuk atau biskuit regal, untuk memancing supaya mulutnya mangap. Triknya, itu makanan cuma pura-pura diarahin ke mulutnya dia, gak sampe masuk mulut. Alhamdulillah, cara ini lumayan sukses. Bahkan, di rumah ada sekotak biskuit Farley yang cuma berfungsi untuk memancing Nadira supaya mau buka mulut. Biskuit itu emang gak gue kasih utk dimakan Nadira karena gue mau bikin biskuit sendiri yang gak pake pengawet, garam dan gula. Mudah-mudahan secepatnya bisa beli oven (dan diberikan kemampuan untuk bisa manggang kue, secara belum pernah gitu lowh, hihihi..).

Di usia 7 bulan ini, gue mulai menambah range of food yang dimakan Nadira. Untuk serealia, gue tambahin menunya dia dgn oatmeal. Gue pake Quaker Oats yang quick cook (bungkus biru), yang diblender dan diayak sebelum dimasak. Untuk buah, gue tambahin menunya Nadira dengan alpukat, pear, melon (jingga dan kuning), jeruk, mangga dan apel. Untuk sayur, Nadira mulai kenalan dengan ubi Jepang, labu siam dan di usia 7,5 bulan, mulai gue kasih wortel.

Sesuai petunjuk dari milis dan situs wholesomebabyfood, gue juga mulai memperkenalkan dia dengan protein. Yang pertama gue coba adalah tahu sutra. Cara pemberiannya pun suka-suka gue. Biasanya, tahu gue kukus bentar trus gue haluskan dengan sendok. Nah, pernah nih, gue iseng aja bikin smoothie tahu sutra + melon cantaloupe yg wangi itu. Hasilnya kayak milkshake, dan sukses bikin gue yg lagi puasa, nelen ludah abis-abisan. Nadira pun doyaaan bgt. Ya iyalah, wong enak gitu koq! Di saat lain, gue campurkan puree tahu sutra ke dalam bubur berasnya, ditambah juga dgn puree buah/sayur.

Selanjutnya, gue coba kasih Nadira ayam. Ini pun ada suka dukanya. Berbekal buku resep Superfood for Baby dan contekan dr berbagai milis, gue bikin kaldu ayam dan chicken gravy (tumisan ayam cincang) untuk Nadira. Wanginya, haruuumm bgt. Makanya gue pede dong, si bocah bakal doyan. Eehh.. Taunya, kata si nanny, Nadira malah muntah dikasih bubur + kaldu! Dua hari berturut-turut, dia dikasih kaldu malah mual. Hari ketiga, coba dikasih chicken gravy, sami mawon. Gue pun menatap sedih pada kaldu dan chicken gravy yg gue bikin dgn susah payah. Untung ide kreatip nongol. Itu chicken gravy gue otak-atik aja jadi lumpia ayam. Enak bok! Seisi rumah pada doyan semua. Tapi kalo dihitung-hitung, mahal juga ya itu lumpia. Wong isinya ayam kampung yg seekornya 40 rb gitu, hehehe..

Setelah diselidiki, penyebab Nadira gak doyan sama kaldu + chicken gravy yg gue bikin kayaknya bukan karena dia gak doyan ayam. Tapi dia gak suka dgn seledri, daun bawang dan garlic yg gue masukan ke dalam adonan, sesuai petunjuk di buku resep. Soalnya, pas gue bikinin nasi tim saring pake ceker ayam, dia doyan banget. Berarti kan gak ada masalah dgn ayam, bukan?

Oh ya, Nadira mulai makan nasi tim saring di minggu ketiga dia berusia 7 bulan. Waktu itu, gue bikin dgn ceker ayam, wortel dan parutan keju. Walah, dia doyan banget! Selanjutnya, seperti biasa, gue karang-karang sendiri deh resep nasi tim saringnya. Gue masukin tempe lah, labu siam lah, pokoknya yang kira-kira matching dan enak gitu deh.

Gue juga jaraaannng banget ngeblender makanannya Nadira. Untuk puree buah/sayur, gue lebih suka menghaluskan dengan parutan keju, ditumbuk, atau pake sendok/garpu. Nasi tim saring juga gitu. Gue milih menyaring dengan saringan kawat supaya gak halus-halus banget. Kalo kebiasaan ngeblender makanan anak, nanti anak gak mau mengunyah karena keenakan menelan makanan halus. Ada lho teman gue yang sampe anaknya nyaris berusia 2 tahun, masih sibuk ngeblender makanan si anak. Kan repot tuh kalo pergi kemana-mana.

Di usia 7 bulan ini, gue juga mulai memperkenalkan Nadira dengan yoghurt dan agar-agar. Yoghurt gue pilih yang natural plain, alias tanpa rasa. Penyajiannya, cukup dicampur dgn puree buah/sayur. Nadira doyaaann banget! Bagus deh, secara yoghurt baik untuk pencernaan, toh?

Agar-agar juga gue pilih yang swallow globe, plain tanpa warna. Biasanya gue rebus dulu dengan air matang. Trus, pas udah matang, gue campur dengan puree buah. Penyajiannya, setelah keras, agar-agar diparut pake parutan keju, trus disiram pake air jeruk baby. Kadang-kadang gue kasih yoghurt juga. Enak deh! Nadira juga doyan banget sm agar-agar nih.

Hmm.. Apa lagi ya? Yah, pokoknya gitu deh, my journey so far in preparing homemade baby food for my baby. Mudah-mudahan bisa terus dilakukan sampe dia gede nanti. Hmm.. PR emaknya nih, kudu lebih jago dan lebih rajin masak :-p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s