A Little Note About My Baby’s Name

Alhamdulillah, setelah melewati proses induksi +/- 19 jam, lahir juga si bocil yg skrg bernama NADIRA PURI ARUNDHATI PRABOWO, pada Selasa (20/1/09) pukul 11.19 di RSIA Hermina Jatinegara Jakarta dgn proses persalinan normal/spontan. Beratnya 3165 gram, dengan panjang 49 cm. Karena skrg gue lg keranjingan facebook, sampe kelupaan deh posting ttg ini di multiply, hehehe..

Eniwei, ini ada sedikit catatan iseng ttg alasan di balik pemilihan nama bocil, eh Nadira. Untuk kisah ttg proses persalinannya, nanti gue tulis di blog yg terpisah aja aahh..

*previously posted on my Facebook Note*

Why did the name NADIRA PURI ARUNDHATI PRABOWO come up as our baby’s name?

Well, to be honest, it wasn’t our first choice for a baby girl’s name. Awalnya, gue napsir nama ANJANI karena artinya bagus. It’s the name of one of the Apsaras, heavenly maidens in the tale of Mahabaratha. Pokoknya, nama itu artinya cantik dan pintar lah.

Bapaknya demen nama TIARA. Ditambah dgn nama CARISSIMA, which means ‘my darling/sweetheart’ in Italian (sedikit sisa-sisa pengetahuan dari kuliah Bahasa Italia emaknya jaman kuliah dulu hehe..), jadi deh ANJANI TIARA CARISSIMA, plus nama bapaknya, PRABOWO.

Eeehh.. Pas semua udah oke, termasuk dapet approval dari mertua dan bonyok gue, tiba-tiba akhir Desember, sepupunya laki gue melahirkan anak cewek. Nama panggilan anaknya Jani. Lah, koq bisa mirip gitu sama calon nama anak gue? Trus, mertua gue bilang, keponakan dia yang di New Zealand punya anak cewek namanya Tiara. Sutra lah, gagal total tuh rangkaian nama pertama tadi.

Karena waktu cuma sebulan dari prediksi due date, gue pun langsung ngubek-ngubek buku nama-nama bayi. Laki gue, dengan daya kreativitasnya yang minim itu (hihihi..), ikutan panik juga cari nama. Entah darimana asalnya, dia minta si baby dikasih nama PURI. Meski udah gue protes habis-habisan krn nama itu kayak nama perumahan, laki gue tetep bergeming. Pokoknya, dia kasih kebebasan buat gue cari nama, asal nama PURI dimasukkan ke dalam rangkaiannya. But of course, nama-nama yang gue pilih kudu dikonsultasikan dulu ke dia.

Akhirnya, di satu buku nama-nama bayi, gue nemu nama NADIRA dalam deretan nama-nama bahasa Arab. Artinya, precious, the only one, unique. Wah, mantep jg nih, gue pikir. Trus, di deretan bahasa Sansekerta, gue nemu ARUNDHATI, which reminds me of my favorite novelist, Arundhati Roy, penulis The God of Small Things.

Arti nama ini juga bagus. Pertama, it means fidelity. Kedua, Arundhati adalah nama Dewi Bintang dan Langit dalam mitologi Hindu. Ketiga, di India, Arundhati digunakan sebagai nama untuk menyebut Morning Star or Bintang Fajar.

Sippp!! Setelah gue otak-atik kayak nomor buntut, jadi deh NADIRA PURI ARUNDHATI PRABOWO. Kalo ditanya, rangkaian nama itu artinya apa, gue bingung karena tiap nama dalam rangkaian tersebut punya arti masing-masing. But, if I could sum up the meaning, maybe it will be like this: “Bintang di keluarga Prabowo yang sangat berharga, setia, dan bisa menjadi istana hati bagi orangtuanya.” Mudah-mudahan juga, Nadira bisa jadi sehebat Arundhati Roy yang gue kagumi itu.

Amiiinnn..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s