Anak Tunggal? I’m Not Sure Now…
09 Jul 2010 15 Comments
in Myself Tags: gibberish note, iud, tambah anak
Have I mentioned that I’m an indecisive person? No? Oh well, I say it now. Yup, I am indecisive. And from what I read on this ZodiacSign’s twitter, it turns out, being indecisive is one of Aquarius people traits. They need quite a long time to decide something because they don’t want to cause any harm to anyone. Here’s the exact twit:
Aquarius personality is aware that any action they take has a bearing on the greater environment.
Remember my last blog here? Di situ, kesannya pan eikeh udin malaysia banget untuk nambah anak ya. Nah, tadi pagi gue ngobrol-ngobrol sama seorang temen tentang seorang sepupunya, let’s call him A, yang punya anak tunggal, cewek.
A dan istrinya, let’s call her B, tentu saja sayaang banget sama anak mereka, let’s call her C. Maklum, anak satu-satunya gitu lho. Segala daya upaya mereka kerahkan supaya si C tumbuh jadi anak yang sehat, pintar, berbakti dan tidak terjerumus pergaulan yang aneh-aneh. Mereka berupaya memberikan kebebasan si anak, tapi tetap dikontrol.
Kontrasepsi Oh Kontrasepsi
31 May 2010 47 Comments
in Myself Tags: gibberish note, iud, pil kb
Dari kecil, gue udah cukup ‘akrab’ dengan yang namanya alat kontrasepsi. Maklum, bokap kerja di BKKBN. Jadi, waktu kecil, gue udah terbiasa pernah main balon yang terbuat dari kondom yang ditiup oleh anak-anak buahnya bokap. Such a weird toy for a young kid, eh?
Sebulan setelah merit, gue kebetulan langsung hamil. Jadi emang beneran nggak sempet mikir mau pake alat kontrasepsi apa. Nyokap sih selalu menyarankan IUD or spiral karena diana cucok banget neik. Dari adik gue lahir tahun 1981 sampe nyokap menopause, dia nggak pernah ganti-ganti alat kontrasepsi. Paling cuma ganti tools-nya aja yang expired tiap 5 tahun sekali. Bahkan kalo nggak salah, nyokap sampe dapet penghargaan KB Lestari, penghargaan untuk orang-orang yang konsisten ber-KB selama bertahun-tahun.
Nah, pas Nadira lahir, barulah gue kepikiran untuk milih alat kontrasepsi. Maklum, gak kebayang banget-nget-nget untuk punya anak lagi dalam waktu dekat. Bisa meriang mencret-mencret kali gue kalo baru beberapa bulan punya anak trus hamdan lagi *keringet dingin*


Latest Comments